<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="13499">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA RELIGIOSITAS DAN KEMATANGAN EMOSI &#13;
DENGAN KESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL DI &#13;
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEMY WULAN AGUSTIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayatullah Kutub Hardew</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">TASAWUF DAN PSIKOTERAPI</form>
  <extent>146 hlm, 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa dewasa awal merupakan fase penting dalam pengambilan keputusan &#13;
besar, salah satunya adalah pernikahan. Pernikahan merupakan tahap penting dalam &#13;
kehidupan yang memerlukan kesiapan. Kesiapan menikah dipengaruhi oleh &#13;
berbagai faktor, salah satunya adalah religiositas dan kematangan emosi. Namun, &#13;
masih terdapat beberapa mahasiswa yang memiliki religiositas dan kematangan &#13;
emosi yang cenderung baik akan tetapi kesiapan menikahnya rendah, sehingga &#13;
terdapat perbedaan antara idealitas dan realitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah &#13;
untuk menjelaskan hubungan antara religiositas dan kematangan emosi dengan &#13;
kesiapan menikah pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Islam Negeri Raden &#13;
Mas Said Surakarta. &#13;
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik &#13;
pengumpulan data menggunakan skala likert 5 alternatif jawaban.  Pada variabel &#13;
kematangan emosi α (0,953), kesiapan menikah α (0,946), dan menggunakan skala &#13;
MUDRAS α (0,920) pada variabel religiositas. Kategori sampel penelitian ini &#13;
adalah mahasiswa semester 8 – 14 Universitas Islam Negeri Raden Mas Said &#13;
Surakarta dengan usia 20-25 tahun yang memiliki kesiapan menikah.  Sampel &#13;
penelitian sebanyak 338 mahasiswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan &#13;
cluster ramdom sampling. &#13;
Hasil analisis data menunjukkan determinasi (R2) sebesar 0,755 atau dengan &#13;
presentase 75,5% dan 0,000 (p0,05), hal ini menunjukkan bahwa religiositas &#13;
tidak memiliki hubungan dengan kesiapan menikah. Variabel kematagan emosi dan &#13;
kesiapan menikah berkorelasi secara positif dengan nilai koefisien 31,526 dan nilai &#13;
signifikansi 0,000 (</note>
 <note type="statement of responsibility">Ayatullah Kutub Hardew</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>2X5.2 AGU</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SK202560024.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X5.2)</sublocation>
    <shelfLocator>2X5.2 AGU</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>13499</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-12 14:14:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-12 14:14:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>