Image of KECEMASAN MENIKAH PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL DENGAN ORANG TUA YANG MENGALAMI KEKERASAN 
DALAM RUMAH TANGGA

PSIKOLOGI ISLAM

KECEMASAN MENIKAH PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL DENGAN ORANG TUA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA



ABSTRAK
Farizah Adila. 211141150. “Kecemasan Menikah Pada Perempuan Dewasa Awal Dengan Orang Tua yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga”. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi antara orang tua tidak hanya berdampak pada pasangan, tetapi juga menimbulkan dampak jangka panjang bagi anak. Salah satunya adalah terbentuknya persepsi negatif terhadap pernikahan di mana anak memandang pernikahan sebagai hubungan yang penuh konflik kekerasan. Hal ini berisiko menimbulkan kecemasan menikah yang memengaruhi kesiapan dan keputusan dalam menjalin relasi di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran kecemasan menikah pada perempuan dewasa awal dengan orang tua mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Informan berjumlah 2 informan utama dengan kriteria inklusi perempuan dewasa awal dengan orang tua yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) beserta 2 significant others yang merupakan klien SPEK HAM Surakarta. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam. Kredibilitas data menggunakan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teknik interpretative phenomenological analysis (IPA) yang dikemukakan oleh Smith (2009) dengan tahapan 1) membaca berulang transkrip wawancara, 2) membuat initial noting, 3) membuat tema emergen, dan 4) membuat tema superodinat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan menikah pada perempuan dewasa awal merupakan dampak psikologis dari paparan KDRT, yang menimbulkan trauma dan ketakutan akan pengulangan kekerasan, pandangan negatif dan keengganan terhadap pernikahan. Proses ini melibatkan aspek psikologis, kognitif, dan emosional yang tergambar dalam lima tema superordinat: traumatic form, dinamika psikologis, dinamika kognitif, strategi bertahan, dan resiliensi diri. Faktor yang memengaruhi mencakup aspek internal seperti persepsi relasi dan ketahanan diri, serta aspek eksternal seperti pola relasi keluarga, pengalaman KDRT, dan dukungan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis untuk membantu perempuan dengan riwayat KDRT mengatasi trauma dan mempersiapkan diri secara emosional untuk menjalani hubungan pernikahan yang sehat.
Kata kunci: Kecemasan menikah, Kekerasan dalam rumah tangga, Perempuan dewasa awal


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.150 ADI
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
175 hlm, 30cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this