Detail Cantuman
Advanced SearchText
HUBUNGAN SABAR DAN PEMAAFAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DEWASA AWAL PENYINTAS PERUNDUNGAN
ABSTRAK
Perundungan adalah pengalaman traumatis yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis individu, terutama pada dewasa awal. Hasil data awal menunjukkan bahwa sebagian penyintas perundungan memiliki tingkat sabar yang tergolong optimal, namun kesejahteraan psikologis dan pemaafan mereka masih kurang optimal. Hal ini menunjukkan perlunya kajian lebih lanjut mengenai bagaimana sabar dan pemaafan berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis pada penyintas perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara sabar dan pemaafan terhadap kesejahteraan psikologis pada penyintas perundungan di kalangan dewasa awal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Likert 1-5 yang mengukur variabel sabar (α=0.942), pemaafan (α=0.831), dan kesejahteraan psikologis (α=0.943). Sampel penelitian terdiri dari 193 responden yang merupakan dewasa awal penyintas perundungan wilayah Solo Raya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda untuk mengetahui kontribusi kedua variabel terhadap kesejahteraan psikologis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabar memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis, dengan nilai T sebesar 14.142 dan signifikansi 0.000 (p < 0.05). Sebaliknya, pemaafan menunjukkan hubungan positif, namun tidak signifikan secara statistik, dengan nilai T sebesar 1.721 dan signifikansi 0.087 (p > 0.05). Temuan ini menegaskan bahwa sabar memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis penyintas perundungan, meskipun pemaafan perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami peranannya. Oleh karena itu, pendekatan psikoterapi berbasis sabar dapat membantu penyintas perundungan mengurangi luka dampak perundungan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis secara menyeluruh.
Kata kunci: Dewasa Awal, Kesejahteraan Psikologis, Pemaafan, Penyintas Perundungan, Sabar
ABSTRACT
Bullying is a traumatic experience that can affect an individual's psychological well-being, especially in early adulthood. Preliminary data results show that some survivors of bullying have an optimal level of patience, but their psychological well-being and forgiveness are still less than optimal. This suggests the need for further study on how patience and forgiveness contribute to psychological well-being in survivors of bullying. This study aims to examine the relationship between patience and forgiveness on psychological well-being in survivors of bullying among early adults.
This study used a quantitative approach with a correlational design. Data collection techniques were carried out using a 1-5 Likert scale measuring the variables of patience (α=0.942), forgiveness (α=0.831), and psychological well- being (α=0.943). The research sample consisted of 193 respondents who were early adult survivors of bullying in the Greater Solo area. The data obtained were then analyzed using multiple linear regression tests to determine the contribution of the two variables to psychological well-being.
The results showed that patience has a significant positive relationship with psychological well-being, with a T value of 14.142 and a significance of 0.000 (p < 0.05). In contrast, forgiveness showed a positive, but not statistically significant relationship, with a T value of 1.721 and a significance of 0.087 (p > 0.05). These findings confirm that patience plays an important role in improving the psychological well-being of survivors of bullying, although forgiveness needs further research to understand its role. Therefore, a patience-based psychotherapy approach may help survivors of bullying reduce the impact of bullying and improve overall psychological well-being.
Keywords: Early Adulthood, Forgiveness, Patience, Psychological Well-Being, Survivors of Bullying
Ketersediaan
| SK202560020.1 | 2x5.2 RIZ h | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X5.2) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x5.2 RIZ h
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
137 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
RIZKI NOVITASARI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






