Detail Cantuman
Advanced SearchText
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK SUFISTIK PADA TERAPI BEKAM DI KLINIK GRIYA SEHAT SYAFA’AT (GRISS) 99 SEMARANG
ABSTRAK
Penelitian ini berfokus pada penerapan komunikasi terapeutik sufistik dalam terapi bekam di Klinik Griya Sehat Syafaat 99 Semarang. Terapi bekam umumnya menggunakan komunikasi biasa, yang dapat menghambat proses interaksi antara terapis dan klien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan teknik komunikasi terapeutik sufistik yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dalam terapi. Meskipun komunikasi terapeutik sufistik merupakan pendekatan yang unik, kajian mendalam mengenai penerapannya dalam konteks terapi bekam masih jarang dilakukan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama pada penelitian ini berjumlah tiga orang dari terapis bekam dan informan tambahan berjumlah satu orang yaitu kepala klinik. Analisis pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling. Keabsahan data yang digunakan adalah tringulasi metode dan sumber. Data di analisis menggunakan teori Miles & Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi terapeutik sufistik dalam terapi bekam di Klinik Griya Sehat Syafaat 99 Semarang menunjukkan karaktersitik yang unik dan efektif dalam meningkatkan pengalaman terapi klien. Melalui pendekatan yang mengedepankan spiritualitas, ketenangan, dan hubungan yang mendalam antara terapis dan klien, komunikassi terapeutik sufistik tidak hanya berfungsi sebagai metode penyembuhan fisik, tetapi juga sebagai pendekatan holistik yang memperhatikan kesejahteraan emosional dan spiritual klien.
Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik Sufistik, Terapi Bekam, Pengalaman Klien.
ix
ABSTRACT
This study focuses on the application of sufistic therapeutic communication in cupping therapy at the Griya Sehat Syafaat 99 Clinic in Semarang. Cupping therapy generally employs ordinary communication, which can hinder the interaction process between the therapist and the client. Therefore, this research aims to explain the application of sufistic therapeutic communication techniques that can enhance the effectiveness of communication in therapy. Although sufistic therapeutic communication is a unique approach, in-depth studies regarding its application in the context of cupping therapy are still rarely conducted.
The research method employed was qualitative research with a phenomenological approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, with the research subjects consisting of three cupping therapists and the clinic head, selected through purposive sampling. The data validity used was triangulation of methods and sources. Data were analyzed using Miles & Huberman's theory.
The research results indicate that the application of Sufistic therapeutic communication in cupping therapy at Griya Sehat Syafaat 99 Clinic Semarang demonstrates unique and effective characteristics in enhancing the therapy experience for clients. Through an approach that emphasizes spirituality, tranquility, and a deep connection between the therapist and client, Sufistic therapeutic communication not only functions as a physical healing method but also as a holistic approach that considers the emotional and spiritual well-being of clients.
Keywords: Sufistic Therapeutic Communication, Cupping Therapy, Client Experience.
Ketersediaan
| SK202560019.1 | 2x5.2 NAZ i | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X5.2) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x5.2 NAZ i
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
82 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
NAZILA PUTRI RAHMATULLAH
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






