No image available for this title

PSIKOLOGI ISLAM

PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA PENGHAFAL AL QUR'AN DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUHIBBIN KARANGASEM LAWEYAN SURAKARTA



ABSTRAK
Anisa Muqamah. 211141155, Penyesuaian Diri Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta. Program Studi Psikologi Islam. Jurusan Psikologi dan Psikoterapi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Tahun 2025.
Menjadi mahasiswa sekaligus penghafal Al-Qur’an merupakan peran ganda yang menuntut penyesuaian diri yang kuat, terutama ketika harus tinggal di lingkungan pondok pesantren dengan kurikulum diniyah yang padat. Mahasiswa penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta harus menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan kegiatan pesantren. Tekanan akademik, target hafalan, serta adaptasi sosial dalam lingkungan pesantren menjadi bagian dari proses penyesuaian diri yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penyesuaian diri mahasiswa penghafal Al-Qur’an di pondok pesantren tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa penghafal Al-Qur’an yang tinggal di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin dan sedang menempuh studi di UIN Raden Mas Said Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang mencakup tahap membaca berulang, pencatatan awal, penyusunan tema emergen, dan pengelompokan tema superordinat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa penghafal Al-Qur’an menghadapi berbagai tantangan fisik dan psikologis, namun mampu menyesuaikan diri melalui tiga bentuk strategi: 1) adaptasi terhadap jadwal dan rutinitas pesantren yang ketat; 2) konformitas terhadap nilai dan budaya lingkungan pesantren; dan 3) penguasaan diri melalui manajemen waktu, regulasi emosi, serta peningkatan spiritualitas. Faktor-faktor yang memengaruhi penyesuaian diri meliputi faktor internal (kondisi psikologis, motivasi, kedewasaan pribadi) dan faktor eksternal (dukungan sosial, lingkungan pesantren, dan keluarga).
Kata kunci: Penyesuaian diri, Mahasiswa, Penghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren.

ABSCTRACT
Anisa Muqamah. 211141155, Self-Adjustment of Qur’an Memorizing Students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School, Karangasem Laweyan, Surakarta. Islamic Psychology Study Program. Department of Psychology and Psychotherapy. Faculty of Ushuluddin and Da’wah. State Islamic University Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Becoming a university student while simultaneously memorizing the Qur’an is a dual role that requires strong self-adjustment, especially when living in a boarding school environment with a structured diniyah (Islamic studies) curriculum. Qur’an memorizing students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School face the challenge of balancing academic obligations with intense religious activities. Academic pressure, memorization targets, and social adaptation within the pesantren environment are integral parts of this adjustment process. This study aims to describe the self-adjustment of Qur’an memorizing students living in the boarding school while attending university.
This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. The participants are Qur’an memorizing students who reside in Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School and are currently studying at UIN Raden Mas Said Surakarta. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis used Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), involving stages such as repeated reading, initial noting, emergence of themes, and the development of superordinate themes.
The results indicate that students face various physical and psychological challenges, yet are able to adjust through three main strategies: 1) adapting to the pesantren’s structured schedule and routines; 2) conforming to the values and norms of the pesantren environment; and 3) mastering self-regulation through time management, emotional regulation, and spiritual strengthening. The influencing factors in their self-adjustment include internal factors (psychological condition, motivation, and personal maturity) and external factors (social support, pesantren environment, and family).
Keywords: Self-adjustment, Student, Qur’an Memorizer, Islamic Boarding School
ABSTRAK
Anisa Muqamah. 211141155, Penyesuaian Diri Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta. Program Studi Psikologi Islam. Jurusan Psikologi dan Psikoterapi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Tahun 2025.
Menjadi mahasiswa sekaligus penghafal Al-Qur’an merupakan peran ganda yang menuntut penyesuaian diri yang kuat, terutama ketika harus tinggal di lingkungan pondok pesantren dengan kurikulum diniyah yang padat. Mahasiswa penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta harus menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan kegiatan pesantren. Tekanan akademik, target hafalan, serta adaptasi sosial dalam lingkungan pesantren menjadi bagian dari proses penyesuaian diri yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penyesuaian diri mahasiswa penghafal Al-Qur’an di pondok pesantren tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa penghafal Al-Qur’an yang tinggal di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin dan sedang menempuh studi di UIN Raden Mas Said Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang mencakup tahap membaca berulang, pencatatan awal, penyusunan tema emergen, dan pengelompokan tema superordinat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa penghafal Al-Qur’an menghadapi berbagai tantangan fisik dan psikologis, namun mampu menyesuaikan diri melalui tiga bentuk strategi: 1) adaptasi terhadap jadwal dan rutinitas pesantren yang ketat; 2) konformitas terhadap nilai dan budaya lingkungan pesantren; dan 3) penguasaan diri melalui manajemen waktu, regulasi emosi, serta peningkatan spiritualitas. Faktor-faktor yang memengaruhi penyesuaian diri meliputi faktor internal (kondisi psikologis, motivasi, kedewasaan pribadi) dan faktor eksternal (dukungan sosial, lingkungan pesantren, dan keluarga).
Kata kunci: Penyesuaian diri, Mahasiswa, Penghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren.

ABSCTRACT
Anisa Muqamah. 211141155, Self-Adjustment of Qur’an Memorizing Students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School, Karangasem Laweyan, Surakarta. Islamic Psychology Study Program. Department of Psychology and Psychotherapy. Faculty of Ushuluddin and Da’wah. State Islamic University Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Becoming a university student while simultaneously memorizing the Qur’an is a dual role that requires strong self-adjustment, especially when living in a boarding school environment with a structured diniyah (Islamic studies) curriculum. Qur’an memorizing students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School face the challenge of balancing academic obligations with intense religious activities. Academic pressure, memorization targets, and social adaptation within the pesantren environment are integral parts of this adjustment process. This study aims to describe the self-adjustment of Qur’an memorizing students living in the boarding school while attending university.
This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. The participants are Qur’an memorizing students who reside in Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School and are currently studying at UIN Raden Mas Said Surakarta. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis used Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), involving stages such as repeated reading, initial noting, emergence of themes, and the development of superordinate themes.
The results indicate that students face various physical and psychological challenges, yet are able to adjust through three main strategies: 1) adapting to the pesantren’s structured schedule and routines; 2) conforming to the values and norms of the pesantren environment; and 3) mastering self-regulation through time management, emotional regulation, and spiritual strengthening. The influencing factors in their self-adjustment include internal factors (psychological condition, motivation, and personal maturity) and external factors (social support, pesantren environment, and family).
Keywords: Self-adjustment, Student, Qur’an Memorizer, Islamic Boarding School
ABSTRAK
Anisa Muqamah. 211141155, Penyesuaian Diri Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta. Program Studi Psikologi Islam. Jurusan Psikologi dan Psikoterapi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Tahun 2025.
Menjadi mahasiswa sekaligus penghafal Al-Qur’an merupakan peran ganda yang menuntut penyesuaian diri yang kuat, terutama ketika harus tinggal di lingkungan pondok pesantren dengan kurikulum diniyah yang padat. Mahasiswa penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Karangasem Laweyan Surakarta harus menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan kegiatan pesantren. Tekanan akademik, target hafalan, serta adaptasi sosial dalam lingkungan pesantren menjadi bagian dari proses penyesuaian diri yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penyesuaian diri mahasiswa penghafal Al-Qur’an di pondok pesantren tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa penghafal Al-Qur’an yang tinggal di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin dan sedang menempuh studi di UIN Raden Mas Said Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang mencakup tahap membaca berulang, pencatatan awal, penyusunan tema emergen, dan pengelompokan tema superordinat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa penghafal Al-Qur’an menghadapi berbagai tantangan fisik dan psikologis, namun mampu menyesuaikan diri melalui tiga bentuk strategi: 1) adaptasi terhadap jadwal dan rutinitas pesantren yang ketat; 2) konformitas terhadap nilai dan budaya lingkungan pesantren; dan 3) penguasaan diri melalui manajemen waktu, regulasi emosi, serta peningkatan spiritualitas. Faktor-faktor yang memengaruhi penyesuaian diri meliputi faktor internal (kondisi psikologis, motivasi, kedewasaan pribadi) dan faktor eksternal (dukungan sosial, lingkungan pesantren, dan keluarga).
Kata kunci: Penyesuaian diri, Mahasiswa, Penghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren.

ABSCTRACT
Anisa Muqamah. 211141155, Self-Adjustment of Qur’an Memorizing Students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School, Karangasem Laweyan, Surakarta. Islamic Psychology Study Program. Department of Psychology and Psychotherapy. Faculty of Ushuluddin and Da’wah. State Islamic University Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Becoming a university student while simultaneously memorizing the Qur’an is a dual role that requires strong self-adjustment, especially when living in a boarding school environment with a structured diniyah (Islamic studies) curriculum. Qur’an memorizing students at Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School face the challenge of balancing academic obligations with intense religious activities. Academic pressure, memorization targets, and social adaptation within the pesantren environment are integral parts of this adjustment process. This study aims to describe the self-adjustment of Qur’an memorizing students living in the boarding school while attending university.
This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. The participants are Qur’an memorizing students who reside in Raudlatul Muhibbin Islamic Boarding School and are currently studying at UIN Raden Mas Said Surakarta. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis used Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), involving stages such as repeated reading, initial noting, emergence of themes, and the development of superordinate themes.
The results indicate that students face various physical and psychological challenges, yet are able to adjust through three main strategies: 1) adapting to the pesantren’s structured schedule and routines; 2) conforming to the values and norms of the pesantren environment; and 3) mastering self-regulation through time management, emotional regulation, and spiritual strengthening. The influencing factors in their self-adjustment include internal factors (psychological condition, motivation, and personal maturity) and external factors (social support, pesantren environment, and family).
Keywords: Self-adjustment, Student, Qur’an Memorizer, Islamic Boarding School


Ketersediaan

SKS202570083.12x7.150 RIZPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.150 RIZ
Penerbit Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2x7.150 RIZ
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain



Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.