Image of GAMBARAN INFERIORITY FEELING MAHASISWA
YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN

PSIKOLOGI ISLAM

GAMBARAN INFERIORITY FEELING MAHASISWA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN



ABSTRAK
Salsa Hanida Rahma, 211141095, Gambaran Inferiority Feeling Mahasiswa
Yang Tinggal Di Panti Asuhan, Psikologi Islam, Jurusan Psikologi dan
Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden
Mas Said Surakarta, 2025
Menjadi anak panti asuhan bagi seorang mahasiswa berpotensi menimbulkan
berbagai dampak negatif pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Hal ini dapat
memengaruhi kualitas kehidupan mereka secara menyeluruh, termasuk dalam ranah
akademik, sosial, dan spiritual. Dalam konteks ini, lembaga pengasuhan memegang
peran penting dalam memberikan dukungan psikologis guna membantu mahasiswa
membangun kepercayaan diri, menjalin relasi sosial yang sehat, serta menjalankan
peran akademik dan sosial secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengekplorasi lebih dalam gambaran inferiority feeling yang dialami oleh
mahasiswa yang tinggal di panti asuhan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Informan dalam penelitian ini adalah tiga orang mahasiswa perempuan yang tinggal
di panti asuhan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria
tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data yang
digunakan meliputi wawancara semi terstruktur, observasi pasif partisipan, dan
dokumentasi. Untuk menjamin kredibilitas data, peneliti menggunakan triangulasi
data dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan pendekatan
Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang mengacu pada model Smith
(2009), dengan tahapan reading and re-reading, initial noting, developing emergent
themes, searching for connection a cross emergent themes, moving the next cases,
dan looking for patterns across cases.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inferiority feeling pada mahasiswa yang
tinggal di panti asuhan terbentuk melalui pengalaman pribadi yang menimbulkan
rasa insecure, tidak mampu, dan kurang percaya diri. Perasaan ini muncul akibat
rendahnya self-esteem, buruknya body image, kelemahan fisik, serta konflik
keluarga, dan berkembang melalui hubungan sosial yang buruk serta lingkungan
yang kurang suportif. Dukungan sosial dari teman sebaya dan pengasuh,
penerimaan dan motivasi diri, serta kekuatan spiritual seperti rasa syukur, tawakal,
dan qana’ah menjadi faktor penting dalam membangun kembali kepercayaan diri
dan mengelola perasaan inferiority feeling secara positif. Kombinasi antara
dukungan eksternal dan kekuatan internal inilah yang berperan dalam proses
pemulihan psikologis mahasiswa di panti asuhan. Implikasi penelitian ini
menekankan pentingnya dukungan emosional, psikologis, dan spiritual dari
lembaga pengasuhan untuk membangun penerimaan diri dan ketangguhan
psikologis mahasiswa.
Kata kunci : Inferiority feeling, Mahasiswa, Panti asuhan
x
ABSTRACT
Salsa Hanida Rahma, 211141095, Overview of Inferiority Feeling of Students
Living in Orphanages, Islamic Psychology, Department of Psychology and
Psychotherapy, Faculty of Ushuluddin and Dakwah, Raden Mas Said State Islamic
University Surakarta, 2025
Being an orphanage child for a university student has the potential to cause various
negative impacts on cognitive, affective and behavioral aspects. This can affect
their overall quality of life, including in the academic, social and spiritual domains.
In this context, foster care institutions play an important role in providing
psychological support to help students build self-confidence, establish healthy
social relationships, and perform their academic and social roles optimally. This
study aims to explore more deeply the picture of inferiority feelings experienced by
students living in orphanages.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. The
informants in this study were three female students living in orphanages, who were
selected through purposive sampling technique based on certain criteria relevant
to the research objectives. The data collection techniques used include semi
structured interviews, passive participant observation, and documentation. To
ensure data credibility, researchers used data triangulation and technique
triangulation. Data analysis was conducted using the Interpretative
Phenomenological Analysis (IPA) approach that refers to Smith's (2009) model,
with the stages of reading and re-reading, initial noting, developing emergent
themes, searching for connections across emergent themes, moving the next cases,
and looking for patterns across cases.
The results of this study show that inferiority feelings in students living in
orphanages are formed through personal experiences that cause insecurity,
inadequacy, and lack of confidence. These feelings arise due to low self-esteem,
poor body image, physical weakness, and family conflict, and develop through poor
social relationships and a less supportive environment. Social support from peers
and caregivers, self-acceptance and motivation, and spiritual strengths such as
gratitude, tawakal, and qana'ah are important factors in rebuilding self-confidence
and managing inferiority feelings positively. It is this combination of external
support and internal strength that plays a role in the psychological recovery
process of students in orphanages. The implications of this study emphasize the
importance of emotional, psychological, and spiritual support from foster care
institutions to build students' self-acceptance and psychological resilience.
Keywords: Inferiority feeling, Student, Orphanage


Ketersediaan

sk202570131.12x7.150 SAL g c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.150)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.150 SAL g c.1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
246 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this