PSIKOLOGI ISLAM
SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent terlihat pada beberapa konsep utama, yaitu Self-kindness; kemampuan untuk bersikap baik pada diri informan, Common Humanity; memaknai setiap kesulitan yang terjadi sebagai pelajaran berharga yang merupakan bagian dari pengalaman manusia, Mindfulness; menyediakan waktu khusus untuk menyayangi diri, menerima kekurangan pribadi dengan kesadaran utuh atau seimbang. Temuan ini mengimplikasikan adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi self-compassion dari sudut pandang single parent, laki-laki pada fase dewasa awal, dan proses penerimaan dan pemulihan seseorang yang mengalami kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian. Selain itu temuan ini turut memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adaptasi emosional pasca kehilangan.
Kata kunci: Self Compassion, Perempuan Dewasa Awal, Single Parent.
ABSTRACT
Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION IN EARLY ADULT WOMEN RAISED BY SINGLE PARENT. Islamic Psychology Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
A family generally consists of a father, mother and children. However, in reality, families are often found where one of the parents is absent. This condition is called a single-parent family. There are various difficulties experienced by early adult women who are raised by single parents, namely, worrying about self-expectations and others, there are demands on tasks and the environment, difficulty in accepting circumstances, blaming themselves, loss of motivation and difficulty in continuing life. This study aims to describe self compassion in early adult women who are raised by single parents.
This research is a qualitative study with a phenomenological approach. This research is located in the Tarumajaya area, Bekasi. The informants in this study are women aged 20-30 years who are in the early adult phase. The informants of this study amounted to three people selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using interview, observation, and documentation methods. Data credibility uses extended observation, increased persistence, source triangulation and technical triangulation. This research data analysis technique consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results showed that Self-compassion in early adult women who are raised by single parents is seen in several main concepts, namely Self-kindness; the ability to be kind to the informant, Common Humanity; interpreting every difficulty that occurs as a valuable lesson that is part of the human experience, Mindfulness; providing special time for self-compassion, accepting personal shortcomings with full or balanced awareness. This finding implies that there are opportunities for future researchers to explore self-compassion from the perspective of single parents, men in the early adulthood phase, and the acceptance and recovery process of someone who has experienced the loss of a parent due to divorce or death. In addition, this finding contributes to the development of theories about emotional adaptation after loss.
Keywords: Self Compassion, Early Adult Women, Single Parent.
ABSTRAK
‘Afra Tsurayya Hanan, 201141006, SELF COMPASSION PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG DIASUH OLEH SINGLE PARENT. Program Studi Psikologi Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Keluarga umumnya terdiri dari Ayah, Ibu dan anak. Namun dalam realita sering ditemukan keluarga yang salah satu orang tuanya tidak ada. Kondisi ini disebut keluarga dengan orang tua tunggal atau Single parent. Ada berbagai kesulitan yang dialami perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent yaitu, khawatir ekspetasi diri dan orang lain, ada tuntutan tugas dan lingkungan, kesulitan dalam menerima keadaan, menyalahkan diri, hilangnya motivasi dan sulit dalam melanjutkan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan self compassion pada perempuan dewasa awal yang diasuh oleh single parent.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini berlokasi di wilayah Tarumajaya, Bekasi. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan yang berusia dari 20-30 tahun yang berada fase dewasa awal. Informan penelitian ini berjumlah tiga orang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data menggunakan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber dan Triangulasi teknik. Teknik analisis data penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-co
Ketersediaan
| SK202570079.1 | 2x7.150 HAN | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 HAN
|
| Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Surakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
30cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
2x7.150 HAN
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dr. Ernawati, S.Psi., M.Si,
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






