Detail Cantuman
Advanced SearchMANAJEMEN DAKWAH
ANALISIS KONSEP 4A DALAM PENGEMBANGAN WISATA RELIGI MASJID CIPTO MULYO PENGGING KABUPATEN BOYOLALI
ABSTRAK
Okta Rezazto, 201231023, Analisi Konsep 4A Dalam Pengembangan Wisata Religi Masjid Cipto Mulyo Pengging Kabupaten Boyolali, Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negreri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Masjid Cipto Mulyo memiliki daya tarik, yaitu merupakan masjid sejarah peninggalan dari Pakubuwana ke X Keraton Surakarta, dan sudah menjadi bangunan cagar budaya. Aksesibilitas untuk menuju masjid sudah bagus. Fasilitas yang berada area makam sudah bagus akan tetapi area parkir untuk kendaraan besar seperti bus masih kurang memadai. Pelayanan pendukung di masjid ini masih kurang tidak ada pemandu wisata dan tidak ada pusat informasi seperti penjaga keamanan yang stay di area masjid. Hal ini sangat berpengaruh bagi wisatawan yang berkunjung ke masjid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan 4A (attraction, amenity, accessibility, dan ancillary) pada destinasi wisata yang mempunyai potensi seperti Masjid Cipto Mulyo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang ada dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Informan yang diwawancara sebanyak 6 orang 3 diantaranya takmir masjid dan 3 merupakan pengunjung masjid.
Hasil penelitian ini menunjukkan Masjid Cipto Mulyo merupakan salah satu destinasi wisata religi yang potensial untuk dikembangkan, karena memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi. Sebagai attraction, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol Warisan Budaya, karena didirikan oleh Raja Kraton Pakubuawan X. Masjid Cipto Mulyo cukup mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari jalan utama Solo-Semarang, serta dekat dengan jalur transportasi lokal dan akses kendaraan pribadi maupun umum. Masjid ini telah dilengkapi dengan fasilitas seperti area parkir, tempat wudu yang bersih, serta ruang ibadah yang nyaman. Untuk mendukung pengembangan lebih lanjut, layanan pendukung seperti pemandu wisata, pusat informasi sejarah, serta kerja sama dengan UMKM lokal dapat memperkaya pengalaman pengunjung.
Kata kunci : Pengembangan, 4A, Wisata religi, Masjid Cipto Mulyo
ABSTRACT
Okta Rezazto, 201231023, Analysis of the 4A Concept in the Development of Religious Tourism at the Cipto Mulyo Pengging Mosque, Boyolali Regency, Da'wah Management, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University, Surakarta, 2025.
Cipto Mulyo Mosque has an attraction, namely it is a historical mosque inherited from Pakubuwana X Keraton Surakarta, and has become a cultural heritage building. Accessibility to the mosque is good. Facilities in the cemetery area are good, but the parking area for large vehicles such as buses is still inadequate. Supporting services in this mosque are still lacking, there are no tour guides and no information center such as security guards on duty in the mosque area. This greatly affects tourists who visit the mosque. The purpose of this study was to determine how to develop 4A (attraction, amenity, accessibility, and ancillary) in tourist destinations that have potential such as Cipto Mulyo Mosque.
This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and literature studies. The informants interviewed were 6 people, 3 of whom were mosque administrators and 3 of whom were mosque congregants.
The results of this study indicate that Cipto Mulyo Mosque is one of the potential religious tourism destinations to be developed, because it has high historical and spiritual value. As a tourist attraction, this mosque is not only a place of worship, but also a symbol of cultural heritage, because it was founded by King Kraton Pakubuawan X. Cipto Mulyo Mosque is quite easy to reach because it is not far from the main Solo-Semarang road, and close to local transportation routes and access to private and public vehicles. This mosque has been equipped with facilities such as a parking area, a clean ablution area, and a comfortable prayer room. To support further development, supporting services such as tour guides, historical information centers, and cooperation with local MSMEs can enrich the visitor experience.
Keyword : Development, 4A, Religious Tourism, Cipto Mulyo Pengging Mosque
Ketersediaan
| SK202550060.1 | 2X6.3 REZ a c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X6.3 REZ a c.1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
83 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
OKTA REZAZTO
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






