Image of RESISTENSI PEREMPUAN PALESTINA DALAM PERISTIWA NAKBA (1948) PADA FILM FARHA
(Analisis Semiotika John Fiske)

KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM

RESISTENSI PEREMPUAN PALESTINA DALAM PERISTIWA NAKBA (1948) PADA FILM FARHA (Analisis Semiotika John Fiske)



ABSTRAK
R.Rr Vency Zilnia Rifai, NIM: 201211081. Resistensi Perempuan Palestina dalam Peristiwa Nakba (1948) pada Film Farha (Analisis Semiotika John Fiske). Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Resistensi merupakan bentuk perlawanan terhadap diskriminasi dan ketidakadilan gender yang memarginalkan perempuan. Dalam kajian feminisme, resistensi dipahami sebagai upaya menentang hukum, stigma, dan stereotip yang mempertahankan ketimpangan hubungan gender. Perempuan Palestina dari generasi yang berbeda-beda mengambil tingkat partisipasi yang berbeda-beda dalam perlawanan atau resistensi, sebuah kiasan yang sering dieksplorasi dalam film palestina. Film Farha merupakan salah satu film palestina yang menggambarkan resistensi perempuan untuk mendapatkan pendidikan, meskipun terhalang oleh budaya patriarki dan pendudukan pada masa peristiwa Nakba (1948). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resistensi perempuan Palestina dalam Peristiwa Nakba (1948) digambarkan dalam film Farha.

Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis semiotika John Fiske yang memandang teks media memiliki tiga tingkat makna: realitas, representasi, dan ideologi. Kemudian hasil dari analisis semiotic John Fiske tersebut akan dianalisis kembali menggunakan teori resistensi James C. Scott untuk melihat bentuk- bentuk perlawanan terbuka, semi terbuka dan tersembunyi yang muncul dalam pengalaman tokoh utama.

Berdasarkan pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa terdapat 10 scene dalam film Farha yang menampilkan upaya perlawanan Perempuan Palestina berupa resistensi terbuka,semi terbuka dan tertutup. Melalui upaya tersebut terlihat bahwa tokoh utama Farha menunjukkan bahwa resistensi tersembunyi, Di tengah pembatasan ruang gerak dan dominasi kekuasaan, dapat menjadi strategi untuk mempertahankan agensi dan identitas diri. Bentuk perlawanan yang Farha lakukan memang tidak tampak heroik. Tapi dapat berpengaruh untuk melawan patriarki dan bertahan hidup dalam peristiwa Nakba. Oleh karena itu, Farha tidak hanya menjadi gambaran peristiwa Nakba, namun juga gambaran resistensi perempuan Palestina.

Kata kunci: Resistensi, Feminisme, Patriarki, Semiotika John Fiske, Resistensi James scott, Film.


Ketersediaan

SKS202540139.12x7.5 RIFPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5 RIF)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 RIF
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
122 hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this