KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN OBJEK WISATA PANORAMA BOYOLALI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGUNJUNG
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
ABSTRAK
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM:211211029, Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Panorama Boyolali dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung. Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Objek wisata Panorama Boyolali ialah objek wisata nuansa alam yang berada di Kabupaten Boyolali. Panorama merupakan destinasi wisata berbasis air yang memadukan konsep edukasi dan rekreasi keluarga dalam suasana alam terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi pemasaran oleh pengelola Objek Wisata Panorama Boyolali dan fluktuasi jumlah pengunjung yang masih bergantung pada musim liburan dan cuaca. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Objek Wisata Panorama Boyolali dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi di area Panorama. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data, sedangkan Teknik analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Dengan menggunakan teori Marketing Communications Mix (Kotler; Keller, 2012)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata Panorama menggunakan berbagai macam model pemasaran. Pihak pengelola Panorama Boyolali telah menerapkan delapan elemen komunikasi pemasaran terpadu (IMC) secara efektif. Yaitu dilakukannya kolaborasi dengan berbagai media lokal dan nasional, penetapan harga promo, voucher, dan tiket gratis hingga hadiah tangkap ikan yang menjadi ikon Panorama. Dan juga kegiatan kepedulian Masyarakat yang rutin diadakan oleh Panorama. Panorama juga melakukan kegiatan pemasaran langsung dengan microphone terkait wahana-wahana yang ada. Interaksi langsung dengan calon pengunjung di media sosial. Dengan melakukan pelayanan yang maksimal, kebersihan dijaga dan selalu update sarana prasarana akan membuat pengunjung dengan sendirinya merekomendasikan ke publik.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi Pemasaran, Objek Wisata, Panorama
ABSTRACT
NAELI GHOYATUS SA’ADA. NIM: 211211029, Marketing Communication Strategy of Panorama Boyolali Tourism Object in Increasing the Number of Visitors. Thesis. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025.
Panorama Boyolali tourist attraction is a natural nuance tourist attraction located in Boyolali Regency. Panorama is an air-based tourist destination that combines the concept of education and family recreation in an open natural atmosphere. This research is motivated by the less than optimal use of social media in marketing communication strategies by the managers of the Panorama Boyolali Tourist Attraction and the number of visitors campaign that still depends on the holiday season and weather. The aim is to find out what marketing communication strategies are used by the Panorama Boyolali Tourist Attraction in increasing the number of visitors.
This study uses a descriptive qualitative research method, with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation in the Panorama area. Data validity techniques use data triangulation, while data analysis techniques are through data reduction, data presentation and drawing conclusions. By using the Marketing Communications Mix theory (Kotler; Keller, 2012).
The results of the study show that the Panorama Tourism Object uses various marketing models. The management of Panorama Boyolali has implemented eight elements of integrated marketing communication (IMC) effectively. Namely, collaboration with various local and national media, setting promotional prices, vouchers, and free tickets to prizes for catching fish which are icons of Panorama. And also community care activities that are routinely held by Panorama. Panorama also carries out direct marketing activities with microphones related to existing rides. Direct interaction with prospective visitors on social media. By providing maximum service, maintaining cleanliness and always updating facilities and infrastructure, visitors will automatically recommend it to the public.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Tourism Objects, Panorama
Ketersediaan
| SK202540131.1 | 2x7.5 SAA | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5 SAA) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
78 hlm , 30cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Drs. H. Sarbini., M.Ag.
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






