Image of ANALISIS KELAYAKAN OBJEK WISATA RAMAH MUSLIM 
DI WISATA TAMANSARI YOGYAKARTA

MANAJEMEN DAKWAH

ANALISIS KELAYAKAN OBJEK WISATA RAMAH MUSLIM DI WISATA TAMANSARI YOGYAKARTA



ABSTRAK
Muhammad Ichsan Saputra, 211231085, Kelayakan Objek Wisata Ramah
Muslim di Wisata Tamansari Yogyakarta, Program Studi Manajemen
Dakwah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri
Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Yogyakarta merupakan kota yang memiliki berbagai destinasi wisata
sejarah dan budaya. Destinasi wisata yang memiliki daya tarik berupa tradisi dan
warisan budaya, sekaligus menyajikan cerita sejarah lokal salah satunya adalah
Wisata Tamansari Yogyakarta. Wisata Tamansari termasuk dalam jenis destinasi
sejarah dan budaya yang menyajikan sejarah Wisata Tamansari itu sendiri dan
terdapat tradisi yang berkaitan dengan Keraton, serta eksperien budaya berupa
pelatihan tarian tradisional dan kerajian tangan yang didukung oleh masyarakat
Tamansari. Wisatawan yang berkunjung bukan hanya dari dalam negeri saja, tetapi
juga dari mancanegara. Oleh karena itu, pelayanan dan penyediaan fasilitas harus
diperhatikan agar wisawatan dapat mendapatkan pengalaman yang menyenangkan
dan berkesan. Global Muslim Travel Indeks (GMTI) merupakan sebuah indeks
pemeringkatan destinasi wisata ramah muslim di dunia. Indeks ini menggunakan
ACES Model (Access, Comunication, Environment, Service) sebagai kerangka
penilaian utama untuk mengukur kesiapan dan kualitas destinasi dalam memenuhi
kebutuhan wisatawan Muslim. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kelayakan destinasi wisata ramah Muslim di wisata Tamansari
Yogyakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum Tamansari memiliki potensi
sebagai destinasi wisata ramah Muslim, ditunjukkan dengan kemudahan akses,
lingkungan yang bersih, komunikasi dan pelayanan yang ramah, serta adanya
fasilitas ibadah. Namun, masih ditemukan beberapa kekurangan seperti sistem
keaman yang belum dilengkapi dengan cctv, belum optimalnya pemanfaatan media
digital untuk pemasaran, serta belum seluruhnya kuliner di sekitar destinasi wisata
Tamansari tersertifikasi halal. Adapun saran bagi pengelola agar tetap melakukan
pengembangan dari berbagai aspek yang masih terdapat kekurangan.
Kata kunci: ACES Model, kelayakan, wisata ramah Muslim
xi
ABSTRACT
Muhammad Ichsan Saputra, 211231085, Feasibility of Muslim-Friendly
Tourism Attractions in Tamansari Tourism Yogyakarta, Da'wah
Management Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden
Mas Said State Islamic University, Surakarta, 2025.
Yogyakarta is a city that has various historical and cultural tourist
destinations. Tourist destinations that have the attraction of tradition and cultural
heritage, while also presenting local historical stories, one of which is Tamansari
Yogyakarta Tourism. Tamansari Tourism is included in the type of historical and
cultural destinations that present the history of Tamansari Tourism itself and there
are traditions related to the Palace, as well as cultural experiences in the form of
traditional dance training and handicrafts supported by the Tamansari community.
Tourists who visit are not only from within the country, but also from abroad.
Therefore, services and provision of facilities must be considered so that tourists
can get a pleasant and memorable experience. The Global Muslim Travel Index
(GMTI) is an index ranking Muslim-friendly tourist destinations in the world. This
index uses the ACES Model (Access, Communication, Environment, Service) as the
main assessment framework to measure the readiness and quality of destinations in
meeting the needs of Muslim tourists. Thus, this study aims to analyze the feasibility
of Muslim-friendly tourist destinations in Tamansari Yogyakarta tourism.
The research method used is descriptive qualitative with data collection
techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The
results of the study show that in general Tamansari has the potential as a Muslim
friendly tourist destination, as indicated by easy access, a clean environment,
friendly communication and service, and the availability of worship facilities.
However, several shortcomings were still found, such as a security system that is
not yet equipped with CCTV, the use of digital media for marketing is not yet
optimal, and not all culinary delights around the Tamansari tourist destination are
halal certified. The suggestion for managers is to continue to develop various
aspects that still have shortcomings.
Keywords: ACES Model, feasibility, Muslim-friendly tourism


Ketersediaan

SK202550051.12X6.3 SAP A C1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X6.3 SAP A C1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
142 HLM, 30 CM
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this