Detail Cantuman
Advanced SearchMANAJEMEN DAKWAH
STRATEGI WORD OF MOUTH MARKETING (WOMM) PADA KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI DAN UMRAH (KBIHU) NURUL UMMAH KLATEN
ABSTRAK
Heva Hevida, 211231004, Strategi Word Of Mouth Marketing (WOMM)
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Ummah
Klaten, Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah,
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Strategi Word of Mouth Marketing (WOMM) merupakan pendekatan
pemasaran yang memanfaatkan kekuatan komunikasi interpersonal, di mana
informasi mengenai produk atau layanan disebarkan melalui pengalaman langsung,
testimoni, dan rekomendasi dari individu ke individu. Dalam konteks keagamaan
seperti bimbingan ibadah haji dan umrah, WOMM memiliki kekuatan yang besar
karena kepercayaan masyarakat cenderung terbentuk melalui pengalaman spiritual
dan rekomendasi dari tokoh-tokoh yang mereka hormati. KBIHU Nurul Ummah
Klaten merupakan lembaga bimbingan ibadah haji dan umrah yang bernaung di
bawah Nahdlatul Ulama (NU) yang telah menerapkan strategi WOMM secara aktif
dalam merekrut calon jamaah haji.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Word Of Mouth
Marketing (WOMM) yang digunakan oleh KBIHU Nurul Ummah Klaten dalam
merekrut calon jamaah haji dan untuk memahami faktor pendukung maupun
penghambat dalam implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh
dikumpulkan dan dianalisis menggunakan teknik analisis data melalui tiga tahapan
yaitu berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi WOMM pada KBIHU
Nurul Ummah dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan peran tokoh
agama, alumni jamaah, dan jaringan organisasi NU. Promosi dilakukan secara lisan
melalui forum-forum pengajian, seperti pengajian Minggu Wage, serta melalui
pendekatan personal dari tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar di
kalangan Nahdliyyin. Strategi ini terbukti sangat efisien dalam membangun
kepercayaan calon jamaah dan meningkatkan jumlah pendaftar setiap tahunnya.
Adapun faktor pendukungnya antara lain jaringan sosial NU yang luas, loyalitas
alumni, dan pelayanan yang memuaskan. Sedangkan faktor penghambat meliputi
persaingan antar KBIHU, keterbatasan akses promosi digital, serta perbedaan
karakteristik calon jamaah dari berbagai latar belakang.
Kata kunci: Strategi, Word Of Mouth Marketing (WOMM), Bimbingan
Ibadah Haji dan Umrah
x
ABSTRACT
Heva Hevida, 211231004, Word of Mouth Marketing (WOMM) Strategy of
KBIHU Nurul Ummah Klaten in Recruiting Hajj Pilgrimage Candidates, Study
Program of Da'wah Management, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden
Mas Said State Islamic University Surakarta, 2025.
The Word of Mouth Marketing (WOMM) strategy is a marketing approach
that leverages the power of interpersonal communication, where information about
a product or service is spread through direct experiences, testimonials, and
personal recommendations. In religious contexts such as Hajj and Umrah
guidance, WOMM holds significant influence due to the trust communities place in
spiritual experiences and endorsements from respected figures. KBIHU Nurul
Ummah Klaten, a Hajj and Umrah guidance group under the auspices of Nahdlatul
Ulama (NU), has actively implemented WOMM strategies to recruit prospective
Hajj pilgrims.
This study aims to identify the WOMM strategies employed by KBIHU Nurul
Ummah Klaten in recruiting prospective pilgrims and to understand the supporting
and inhibiting factors in the implementation of these strategies. The research adopts
a descriptive qualitative method. Data collection techniques include interviews,
observation, and documentation. The collected data were analyzed using three
stages of data analysis: data reduction, data display, and conclusion drawing.
The research findings indicate that the WOMM strategy at KBIHU Nurul
Ummah is implemented in a structured manner by utilizing the roles of religious
leaders, alumni pilgrims, and NU's organizational networks. Promotion is
conducted verbally through religious study forums, such as the Pengajian Minggu
Wage, as well as through personal approaches by influential community figures
among the Nahdliyyin. This strategy has proven efficient in building trust among
prospective pilgrims and increasing the number of registrants annually. Supporting
factors include NU's extensive social network, alumni loyalty, and satisfactory
services. Meanwhile, inhibiting factors involve competition among KBIHUs,
limited access to digital promotion, and the diverse backgrounds of prospective
pilgrims.
Keywords: Strategy, Word of Mouth Marketing (WOMM), Guidance for the Hajj
and Umrah Pilgrimage
Ketersediaan
| SK202550043.1 | 2X6.3 HEV S C1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X6.3 HEV S C1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
160 HLM, 30 CM
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
HEVA HEVIDA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






