Image of IMPLEMENTASI KONSEP 3A WISATA RELIGI
MAKAM RADEN NGABEHI YOSODIPURO PENGGING
KECAMATAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI

MANAJEMEN DAKWAH

IMPLEMENTASI KONSEP 3A WISATA RELIGI MAKAM RADEN NGABEHI YOSODIPURO PENGGING KECAMATAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI



ABSTRAK
Desvidhan Fitria Salsabilla. 201231005, Implementasi Konsep 3A Wisata Religi
Makam Raden Ngabehi Yosodipuro Pengging Kecamatan Banyudono
Kabupaten Boyolali. Manajemen Dakwah. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
Universitas Islam Negeri Surakarta. 2025.
Keterbatasan pengetahuan masyarakat dan informasi yang kurang menyebabkan
makam Raden Ngabehi Yosodipuro jarang dikunjungi peziarah. Wisatawan atau
peziarah hanya ramai datang pada waktu tertentu saja. Pandemi juga menjadi salah
satu sebab menurunnya jumlah wisatawan. Sebagian wisatawan dari luar daerah
Pengging belum mengenal baik terhadap lokasi, suasana, kegiatan, dan fasilitas di
objek wisata religi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,
menguraikan dan menganalisis penerapan konsep 3A (atraksi, amenitas, dan
aksesibilitas) sebagai daya tarik wisata religi Makam Raden Ngabehi Yosodipuro.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan antara lain; observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara; reduksi data, penyajian
atau analisis data, dan terakhir penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep 3A sangat relevan untuk membantu
meningkatkan daya tarik dan kenyamanan wisatawan serta menarik wisatawan
berkunjung kembali. Analisis konsep 3A guna menunjang daya tarik wisata di
makam ini sudah ada dan terus dioptimalkan oleh pihak makam, yakni juru kunci
dan pengelola. Makam ini memenuhi aspek konsep utama wisata religi yang dapat
terus dilestarikan, memberikan manfaat bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.
Makam Raden Ngabehi Yosodipuro memiliki daya tarik yang sesuai dengan
aktivitas yang bisa dinikmati antara lain; sanggaran janur malam Jumat Pahing,
ziarah makam dan rangkaian acara sebaran apem kukus keong mas. Amenitas yang
ada telah memenuhi kebutuhan pengunjung. Fasilitas yang ada seperti toilet, masjid
Ciptomulyo, tempat sampah, tempat parkir, area berteduh, pendopo makam, dan
papan informasi, sudah memadai. Lokasi makam juga mudah dijangkau dengan
akses jalan bagus dan plang penunjuk arah yang jelas.
Kata Kunci: atraksi, amenitas, aksesibilitas, makam, wisata religi
vi
ABSTRACT
Desvidhan Fitria Salsabilla. 201231005, Implementation of the 3A Concept of
Religious Tourism at the Tomb of Raden Ngabehi Yosodipuro Pengging,
Banyudono District, Boyolali Regency. Da'wah Management. Faculty of
Ushuluddin and Da'wah, Surakarta State Islamic University. 2025
Limited public knowledge and lack of information cause the tomb of Raden
Ngabehi Yosodipuro to be rarely visited by pilgrims. Tourists or pilgrims only come
in large numbers at certain times. The pandemic is also one of the reasons for the
decline in the number of tourists. Some tourists from outside the Pengging area are
not yet familiar with the location, atmosphere, activities, and facilities at the
religious tourism object. This study aims to determine, describe and analyze the
application of the 3A concept (attractions, amenities, and accessibility) as a
religious tourism attraction at the Tomb of Raden Ngabehi Yosodipuro.
This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques
used include; observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques
are carried out by means of; data reduction, data presentation or analysis, and finally
drawing conclusions.
The results of the study indicate that the 3A concept is very relevant to help
increase the appeal and comfort of tourists and attract tourists to return. Analysis of
the 3A concept to support the tourist attraction in this tomb already exists and
continues to be optimized by the tomb, namely the caretaker and manager. This
tomb fulfills the main concept aspects of religious tourism that can continue to be
preserved, providing benefits to visitors and the surrounding community. The tomb
of Raden Ngabehi Yosodipuro has an attraction that is in accordance with the
activities that can be enjoyed, including; Friday Pahing night janur sanggaran, tomb
pilgrimage and a series of events for the distribution of golden snail steamed apem.
The existing amenities have met the needs of visitors. Existing facilities such as
toilets, the Ciptomulyo mosque, trash bins, parking lots, sheltered areas, tomb
pavilions, and information boards are adequate. The location of the tomb is also
easy to reach with good road access and clear direction signs.
Keyword: attractions, amenities, accessibility, tomb, religious tourism


Ketersediaan

SK202550039.12X6.3 SAL I C1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X6.3 SAL I C1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
174 HLM, 30 CM
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this