Detail Cantuman
Advanced Search
MANAJEMEN DAKWAH
POTENSI WISATA HALAL KAMPUNG WISATA PRENGGAN KOTAGEDE YOGYAKARTA
ABSTRAK
Ardita Siswanto Putra, 211231032, Potensi Wisata Halal di Kampung Wisata
Prenggan Kotagede Yogyakarta, Program Studi Manajemen Dakwah,
Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said
Surakarta, 2025.
Pariwisata halal merupakan sebuah kegiatan wisata yang menyediakan
fasilitas serta layanan yang tidak menyimpang dengan beberapa ketentuan syariah.
Kampung Wisata Prenggan Kotagede Yogyakarta merupakan kampung wisata yang
di resmikan pada tahun 2016. Kampung Wisata Prenggan memiliki potensi dalam
mendorong perkembangan wisata halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi wisata halal yang dimiliki oleh Kampung Wisata
Prenggan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan
analisis SWOT sebagai metode analisis utama.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kampung Wisata Prenggan
memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata halal, mengingat banyaknya
elemen yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam, terutama dalam aspek 3A.
Sesuai dengan penyelenggaraan pariwisata halal yang ditetapkan oleh DSN MUI.
Berdasarkan analisis SWOT Kampung Wisata Prenggan memiliki kekuatan
(strength) seperti: letak yang strategis dengan pusat pemerintahan Kota Yogyakarta,
bangunan kuno peninggalan Kerajaan mataram Islam, bangunan peninggalan
jaman Belanda eropa Rumah Kalang, Makam Raja-Raja Mataram, dan atraksi yang
masih berjalan seperti kethoprak mataram, Masjid Perak. Kelemahan (weakness)
Kampung Wisata Prenggan seperti: terdapat beberapa penunjuk jalan yang kurang
ke Kampung Wisata Prenggan, Homestay yang belum memiliki sertifikasi halal dan
jalan perkampungan ada beberapa kurang terawat. Peluang (opportunities)
Kampung Wisata Prenggan adanya promosi melalui media sosial untuk
memasarkan paket wisata, dukungan dari pemerintah kota Yogyakarta untuk
memberikan fasilitas berupa sertifikasi halal di beberapa sektor, dan mengedukasi
pengelola terkait pariwisata halal. Ancaman (threats) Kampung Wisata Prenggan
seperti: kurangnya pemahaman Masyarakat terkait wisata halal dan Sebagian akses
jalan yang kurang terawat sehingga dapat menghambat akses menuju kampung
wisata.
Kata Kunci : Wisata Halal, Kampung Wisata Prenggan, SWOT.
vii
ABSTRACT
Ardita Siswanto Putra, 211231032, The Potential of Halal Tourism in Prenggan
Tourism Village Kotagede Yogyakarta”. Da’wah Management Study
Program, Faculty Of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said Surakarta
State Islamic University Surakarta, 2025.
Halal tourism is a tourism activity that provides facilities and services that
do not deviate from several sharia provisions. Prenggan Kotagede Yogyakarta
Tourism Village is a tourism village that was inaugurated in 2016. Prenggan
Tourism Village has the potential to encourage the development of halal tourism in
Indonesia. This study aims to identify the halal tourism potential of Prenggan
Tourism Village. Data collection techniques using interviews, observation and
documentation. The approach used is descriptive qualitative with SWOT analysis
as the main analysis method.
The results of this study indicate that Prenggan Tourism Village has the
potential to become a halal tourism destination, considering the many elements that
are in accordance with the principles of Islamic law, especially in the 3A aspect. In
accordance with the implementation of halal tourism determined by the DSN MUI.
Based on the SWOT analysis, Prenggan Tourism Village has strengths such as a
strategic location with the center of the Yogyakarta City government, ancient
buildings from the Islamic Mataram Kingdom, buildings from the Dutch European
era, Rumah Kalang, the Tombs of the Kings of Mataram, and attractions that are
still running such as Kethoprak Mataram, Perak Mosque. Weaknesses of Prenggan
Tourism Village such as there are several road signs that are lacking to Prenggan
Tourism Village, Homestays that do not yet have halal certification and some village
roads are poorly maintained. Opportunities for Prenggan Tourism Village are
promotion through social media to market tour packages, support from the
Yogyakarta city government to provide facilities in the form of halal certification in
several sectors, and educating managers regarding halal tourism. Threats to
Prenggan Tourism Village include lack of public understanding regarding halal
tourism and some road access is poorly maintained, which can hinder access to the
tourism village.
Keywords: Halal Tourism, Prenggan Tourist Village, SWOT.
Ketersediaan
| SK202550037.1 | 2X6.3 PUT P C1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X6.3 PUT P C1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
189 HLM, 30 CM
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
ARDITA SISWANTO PUTRA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






