Image of KOMUNIKASI PERSUASIF DOKTER TIRTA DALAM MENYAMPAIKAN KONTEN EDUKASI KESEHATAN #MITOSFAKTA DI YOUTUBE @TirtaPengPengPeng

KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM

KOMUNIKASI PERSUASIF DOKTER TIRTA DALAM MENYAMPAIKAN KONTEN EDUKASI KESEHATAN #MITOSFAKTA DI YOUTUBE @TirtaPengPengPeng



Komunikasi menjadi jalan dalam hal menyiarkan sebuah informasi di media sosial. Namun, masih sering terjadi permasalahan terkait misinformasi di media sosial. Masalah komunikasi yang ada terkait cara penyampaiannya mulai dari bahasa verbal dan non verbalnya. Jika dalam penyampaian tidak memperhatikan artikulasi bahasa verbal dan non verbal maka pesan akan susah diterima penerima pesan. Oleh karena itu komunikasi persuasif bisa digunakan untuk membantu komunikasi jauh lebih mudah dipahami disini penulis meneliti komunikasi persuasif dokter Tirta sebagai seorang influencer kesehatan di YouTube. Tujuan yang dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana dokter Tirta menerapkan teknik komunikasi persuasif dalam menyampaikan edukasi kesehatan #MITOSFAKTA di YouTube @TirtaPengPengPeng.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan analisis isi deskriptif. Data diperoleh dari dokumentasi berupa video audiovisual, dengan unit potongan dari gambar atau shot, bahasa verbal maupun non verbal, kinesik, serta videografi yang ada pada potongan gambar yang mengandung komunikasi persuasif. Penelitian ini mengambil tiga video dengan engagement (likes, viewers, komen) yang tertinggi serta pembahasan yang sesuai dan berhubungan dekat dengan penonton. Dalam menganalisis penelitian ini menggunakan teknik analisis isi dengan mengacu teknik komunikasi persuasif yang ditulis oleh Onong Uchjana Effendy. Teknik komunikasi persuasif terdiri dari teknik asosiasi, teknik tataaan, integrasi, teknik ganjaran, teknik red herring.
Berdasarkan data yang telah diteliti, hasil penelitian menunjukkan dalam 3 konten #MITOSFAKTA berbeda-beda dalam menerapkan teknik komunikasi persuasif. Dokter Tirta terlihat menghubungkan topik pembahasan dengan realita yang ada (teknik asosiasi), dikemas dengan kalimat atau bahasa yang mudah dimengerti penonton dan diterima (teknik tataan), serta diperkuat dengan pengalaman-pengalaman pribadi (teknik integrasi), dibeberapa pembahasan dokter Tirta mampu mengelakkan argumen lemah (teknik red herring).


Ketersediaan

SK202540117.12x7.5 LAR k c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 LAR k c.1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
92 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this