Detail Cantuman
Advanced Search
ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
KONSEP LIBA
ABSTRAK
Yuliannisa Hanin, 181111010, Konsep Liba>s At-Taqwa Dalam Surah Al-A’raf ayat 26 Prespektf Tafsir Fi> Z{ila>lil Qur’an Karya Sayyid Qutb, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Tahun 2025
Pakaian merupakan kebutuhan primer manusia, pakaian berfungsi sebagai pelindung tubuh dari cuaca dan bahaya serta memberikan kenyamanan. Pakaian memiliki peran dalam membentuk citra diri dan kepercayaan diri seseorang. Namun zaman sekarang banyak dijumpai wanita-wanita yang mengenakan pakaian tetapi tidak sesuai dengan syariat islam. Hal ini meliputi pakaian yang terlalu ketat, transparan, pakaian yang menyerupai laki-laki atau sebaliknya. Pakaian yang tidak memenuhi syariat akan menimbulkan fitnah dan tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama islam yang selalu menekankan kesederhanaan dan kesopanan dalam berpakaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep liba>s at-taqwa dalam surah al-A’raf ayat 26, untuk menganalisis penafsiran Sayyid Qutb terhadap surah al-A’raf ayat 26 dengan fenomena pakaian dan ketaqwaan di zaman modern.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian teks. Sumber data primer dalam penelitian ini diambil dari tafsir Fi> Z{ila>lil Qur'an, sumber data sekunder berasal dari berbagai literatur tafsir, jurnal ilmiah, dan karya-karya akademik yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan data dianalisa menggunakan teori hermeneutika kritis emansipatoris.
Penelitian ini menggunakan teori hermeneutika kritis emansipatoris sebagai analisis data, yang dilakukan melalui tiga tahap: pertama, analisis isi teks dengan pendekatan kebahasaan. Kedua, analisis histori, untuk menemukan konteks sejarah teks. Ketiga, analisis generalisasi, untuk menemukan makna luas dari teks dan konteks pada masa Nabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Sayyid Qutb terhadap liba>s at-taqwa memiliki relevansi dalam kehidupan manusia. Menurut Sayyid Qutb, pakaian taqwa mencakup tiga fungsi utama, yaitu pakaian untuk menutup aurat, pakaian untuk perhiasan dan pakaian taqwa (liba>s at-taqwa) yaitu iman dan amal sholeh. Konsep ini dalam pandangan Sayyid Qut}b berfungsi sebagai benteng spiritual yang melindungi umat muslim dari pengaruh negatif jahiliyyah modern, termasuk materialisme, hedonisme, dan sekularisasi yang mengancam identitas keislaman.
Kata kunci: Hermeneutik, Liba>s At-Taqwa, Tafsir Fi> Z{ila>lil Qur’an
ABSTRACT
Yuliannisa Hanin, 181111010, The Concept of Liba>s At-Taqwa in Surah Al-A’raf verse 26 Perspective of Interpretation of Fi> Z{ila>lil Qur’an by Sayyid Qutb, Study Program of Al-Qur’an and Interpretation, Faculty of Ushuluddin and Da’wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta, 2025
Clothing is a primary human need, clothing functions as a protector of the body from weather and danger and provides comfort. Clothing plays a role in shaping a person’s self-image and self-confidence. However, nowadays many women are found wearing clothes that are not in accordance with Islamic law. This includes clothes that are too tight, transparent, clothes that resemble men or vice versa. Clothes that do not meet the law will cause slander and are not in accordance with the values of Islamic teachings which always emphasize simplicity and politeness in dressing. The purpose of this study is to describe the concept of liba>s at-taqwa in surah al-A'raf verse 26, to analyze the relevance of Sayyid Qutb's interpretation of surah al-A'raf verse 26 with the phenomenon of clothing and piety in modern times.
This study uses a qualitative method with a text research type. The primary data source in this study was taken from the interpretation of Fi> Z{ila>lil Qur'an, secondary data sources come from various interpretation literature, scientific journals, and relevant academic works. The data collection technique uses the documentation method and the data is analyzed using the theory of emancipatory critical hermeneutics.
This study uses the theory of emancipatory critical hermeneutics as data analysis, which is carried out through three stages: first, analysis of the content of the text with a linguistic approach. Second, historical analysis, to find the historical context of the text. Third, generalization analysis, to find the broad meaning of the text and the context during the time of the Prophet.The results of the study indicate that Sayyid Qutb's interpretation of liba>s at-taqwa has relevance in human life. According to Sayyid Qutb, taqwa clothing includes three main functions, namely clothing to cover the genitals, clothing for jewelry and taqwa clothing (liba>s at-taqwa) namely faith and good deeds. This concept in Sayyid Qut}b's view functions as a spiritual fortress that protects Muslims from the negative influences of modern jahiliyyah, including materialism, hedonism, and secularization that threaten Islamic identity.
Keywords: Hermeneutics, Liba>s At-Taqwa, Tafsir Fi> Z{ila>lil Qur'an
Ketersediaan
| sk202520079.1 | 2x1 YUL k c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 YUL k c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
95 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
YULIANNISA HANIN
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






