No image available for this title

ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR

ETIKA POLITIK DALAM SURAT AN-NISA’ AYAT 58-59 DAN RELEVANSINYA DENGAN POLITIK KONTEMPORER (Studi Komparatif Atas Tafsir Al-Mishbah dan Fi Zhilāl al-Qur'ān)



ABSTRAK
Gunawan Wibisono, NIM: 211111068, Etika Politik Dalam Al-Qur’ān Surat An-Nisa ayat 58-59 dan Relevansinya Dengan Politik Kontemporer (Studi Komparatif Atas Tafsir Al-Mishbah dan Fi Zhilāl al-Qur’ān. Program Studi Ilmu Al-Qur’ān dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Penelitian ini berangkat dari kesadaran bahwa Al-Qur’ān tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga memuat prinsip-prinsip etika yang relevan bagi kehidupan sosial-politik umat manusia. Salah satu aspek penting yang dibahas adalah etika politik, yang meliputi nilai-nilai dasar seperti keadilan, musyawarah, kepemimpinan yang amanah, serta tanggung jawab dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana etika politik ditafsirkan dalam Al-Qur’ān surat An-Nisa ayat 58-59 melalui perspektif dua mufasir kontemporer, yaitu M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah dan Sayyid Quthb dalam Fī Zhilāl al-Qur’ān, serta menelaah relevansinya dengan dinamika politik modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara komprehensif landasan normatif etika politik yang terkandung dalam Al-Qur’an An-Nisa ayat 58-59, kemudian menelusuri bagaimana kedua mufassir menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan nilai-nilai politik, seperti keadilan, kepemimpinan, musyawarah, dan tanggung jawab sosial.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhū‘ī), yakni mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’ān yang berkaitan dengan etika politik, kemudian menganalisis penafsiran kedua mufasir tersebut melalui studi komparatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data primesr diambil dari tafsir Al-Mishbah dan Fī Zhilāl al-Qur’ān. Adapun analisis data dilakukan untuk menemukan titik persamaan, perbedaan, serta kontribusi pemikiran keduanya terhadap wacana politik Islam kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab lebih menekankan etika politik sebagai landasan moral dalam kehidupan bernegara yang plural, menekankan nilai demokrasi, keadilan sosial, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta orientasi pada kemaslahatan. Sementara itu, Sayyid Quthb menekankan supremasi tauhid dan penerapan syariat sebagai inti dari etika politik Islam, dengan menolak segala bentuk sistem politik yang tidak berlandaskan pada hukum Allah. Perbedaan corak penafsiran ini mencerminkan latar belakang sosial-politik keduanya: Quraish Shihab dalam konteks Indonesia yang demokratis dan multikultural, sedangkan Quthb dalam konteks Mesir yang otoriter dan penuh penindasan. Relevansi penelitian ini bagi politik kontemporer adalah penegasan bahwa etika politik Qur’ani tetap aktual dalam mengarahkan praktik politik modern agar tidak terjebak dalam pragmatisme kekuasaan, melainkan menjadikan nilai moral, keadilan, dan kemaslahatan umat sebagai fondasi utama.
Kata kunci: Al-Qur’ān, Al-Mishbah, Etika Politik, Fī Zhilāl al-Qur’ān, Politik Kontemporer.
ABSTRACT
Gunawan Wibisono, NIM: 211111068, Political Ethics in the Qur'an Surah An-Nisa 58-59 and Its Relevance to Contemporary Politics (A Comparative Study of the Tafsir of Al-Mishbah and Fi Zhilāl al-Qur’ān. Al-Qur’ān and Tafsir Sciencce Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University Surakarta, 2025.
This research is based on the realization that the Qur'an is not only a spiritual guide, but also contains ethical principles relevant to the socio-political life of humanity. One important aspect discussed is political ethics, which includes basic values such as justice, deliberation, trustworthy leadership, and responsibility and accountability. This research aims to examine how political ethics is interpreted in the Qur'an An-Nisa 58-59 through the perspective of two contemporary commentators, namely M. Quraish Shihab in Tafsir Al-Mishbah and Sayyid Quthb in Fī Zhilāl al-Qur'ān, and examine its relevance to modern political dynamics. The purpose of this research is to comprehensively describe the normative basis of political ethics contained in the Qur'an An-Nisa 58-59, then explore how the two commentators interpret verses related to political values, such as justice, leadership, deliberation, and social responsibility.
This study employs a qualitative method with a thematic exegesis (tafsīr maudhū‘ī) approach, by collecting Qur’anic verses related to political ethics, followed by analyzing the interpretations of the two exegetes through a comparative framework. The analysis aims to identify similarities, differences, and the contributions of their thought to contemporary Islamic political discourse.
The findings reveal that Quraish Shihab emphasizes political ethics as a moral foundation in a pluralistic state, highlighting democracy, social justice, respect for human rights, and the pursuit of public welfare. Meanwhile, Sayyid Qutb stresses the supremacy of tawḥīd and the implementation of Sharī‘ah as the essence of Islamic political ethics, rejecting any political system that does not derive its legitimacy from God’s law. These differences in interpretation reflect their respective socio-political contexts: Quraish Shihab within Indonesia’s democratic and multicultural framework, and Qutb within Egypt’s authoritarian and oppressive political setting. The relevance of this study to contemporary politics lies in affirming that Qur’anic political ethics remain significant in directing modern political practice, ensuring it does not fall into mere power pragmatism but is instead grounded in moral values, justice, and the common good.
Keywords: Al-Mishbah, Contemporary Politics, Fī Zhilāl al-Qur’ān, Political Ethics, Qur’an.


Ketersediaan

sk202520062.12x1 GUN e c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 GUN e c1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
105 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this