Detail Cantuman
Advanced Search
ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
PESAN MORAL PADA KISAH ṬĀLŪT DALAM AL-QUR’AN (Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar)
ABSTRAK
Dina Sara. NIM: 211111032. Pesan Moral Pada Kisah Ṭālūt Dalam Al-Qur’an (Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar). Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Moralitas merupakan aspek mendasar dalam kehidupan manusia dan menjadi perhatian utama dalam berbagai ajaran agama, termasuk dalam Al-Qur'an. Salah satu kisah yang sarat akan nilai moral adalah kisah penganggkatan Ṭālūt menjadi raja, sebagaimana termaksud dalam Surat Al-Baqarah ayat 246–247. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan moral yang terkandung dalam kisah tersebut menurut Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, serta menganalisis relevansi pesan moral dalam kisah pengangkatan Ṭālūt menjadi raja dengan kehidupan modern saat ini.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, di mana sumber data primernya adalah karya Buya Hamka Tafsir Al-Azhar, sedangkan data sekundernya meliputi ayat-ayat Al-Qur'an, buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Pendekatan teori yang digunakan adalah hermeneutik Hans-Georg Gadamer, yang menekankan proses pemahaman makna melalui dialog antara teks, penafsir, dan pembaca dengan memperhatikan konteks sejarah dan kebermaknaan masa kini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Buya Hamka, kisah pengangkatan Ṭālūt menjadi raja, mengandung pesan moral tentang pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kapasitas ruhani dan intelektual, bukan semata-mata mata kekayaan atau keturunan. Selain itu, sikap tunduk pada keputusan Allah, kepercayaan terhadap kepemimpinan yang sah, dan penolakan terhadap arogansi menjadi poin moral utama. Pesan moral dari kisah pengangkatan Ṭālūt menjadi raja terdapat relevansi dengan kondisi sosial modern, sehingga pesan moral dalam kisah pengangkatan Ṭālūt tetap aplikatif dalam membentuk karakter dan tatanan yang adil dan beradab.
Kata Kunci: Moralitas, Ṭālūt, Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar, Hermeneutik Gadamer
ABSTRACT
Dina Sara. NIM: 211111032. Moral Messages in the Story of Ṭālūt in the Qur'an (Buya Hamka's Perspective in Tafsir Al-Azhar). Study Programme of Al-Qur'an and Tafsir Science. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
Morality is a fundamental aspect of human life and is a major concern in various religious teachings, including in the Qur'an. One of the stories that is full of moral values is the story of Ṭālūt's appointment as king, as mentioned in Surah Al-Baqarah verses 246-247. This study aims to describe the moral messages contained in the story according to Buya Hamka in Tafsir Al-Azhar, as well as to analyse the relevance of moral messages in the story of Ṭālūt's appointment as king to modern life today.
This research uses a qualitative method with the type of library research. The data collection technique used is documentation, where the primary data source is Buya Hamka's work Tafsir Al-Azhar, while the secondary data includes relevant Qur'anic verses, books, articles, and journals. The theoretical approach used is Hans-Georg Gadamer's hermeneutic, which emphasises the process of understanding meaning through dialogue between the text, the interpreter, and the reader by paying attention to the historical context and the meaningfulness of the present.
The results show that according to Buya Hamka, the story of Ṭālūt's appointment as king contains a moral message about the importance of choosing a leader based on spiritual and intellectual capacity, not solely on wealth or descent. In addition, submission to God's decision, trust in legitimate leadership, and rejection of arrogance are the main moral points. Buya Hamka's interpretation reflects the relevance of these values to modern social situations, so that the moral message in the story of Ṭālūt's elevation remains applicable in shaping character and a just and civilised order.
Keywords: Morality, Ṭālūt, Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar, Gadamer's Hermeneutic
Ketersediaan
| sk202520058.1 | 2x1 SAR p c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 SAR p c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
91 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
DINA SARA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






