Detail Cantuman
Advanced SearchText
Makna Ahlul Bait Dalam Qs Al-Aḥzab : 33 Perspektif Tafsir Al Mizan Dan Tafsir Al Maraghi
ABSTRAK
Azizah Kusuma Devi, Makna Ahlul Bait Dalam Qs Al-Aḥzab : 33 Perspektif
Tafsir Al Mizan Dan Tafsir Al Maraghi
Surah al-Aḥzab ayat 33 merupakan salah satu ayat penting dalam al-
Qur’an yang membahas tentang ahlul bait, yaitu keluaga Nabi Muhammad saw.
Ayat ini menjadi pusat perhatian dalam studi keislaman karena mengandung
makna yang dalam mengenai kesucian dan kedudukan ahlul bait. Namun,
penafsiran terhadap siapa yang dimaksud dengan ahlul bait dalam ayat ini
berbeda-beda, tergantung pada latar belakang teologis dan metodologi para
mufasir. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan
penafsiran qs al-Ahzab ayat 33 dalam tafsir al-Mizan karya at-Ṭabaṭabai dan tafsir
al-Maraghi karya Aḥmad Musṭafa al-Maraghi.
Dalam proses melakukan penelitian ini, penulis menggunakan jenis
penelitian kepustakaan atau library research. Data primer yang digunakan adalah
tafsir al-Mizan karya Sayyid Muhammad Husain Tabatabai dan tafsir al-Munir
karya Muhammad Mustafa al Maraghi. Sumber data sekunder pada penelitian ini
merujuk pada berbagai karya tulis lain yang memiliki kesamaan tema dengan
kajian ini, seperti jurnal, skripsi, buku, dan ilmu al-Qur’an. Teknik yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisi isi. Penelitian ini menggunakan
Teknik analisis isi, teknik analisis isi yaitu sebuah metode penelitian yang
menganalisis dokumen untuk mengetahui pesan yang terkandung di dalamnya.
Teknik pengumpulan data melalui beberapa tahap; (1) mengumpulkan ayat yang
berkaitan dengan tema, (2) mengemukakan penjelasan ahli tafsir, (3)
membandingkan kecenderungan penafsiran, (4) Menyimpulkan hasil analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam Tafsir Al-Mizan, Ahlul Bait
diartikan secara spesifik sebagai lima tokoh utama: Nabi Muhammad, Ali,
Fatimah, Hasan, dan Husain. Penafsiran ini didukung oleh analisis gramatikal,
konteks ayat, dan berbagai riwayat dari Ahlul Syiah yang menegaskan
kemaksuman Ahlul Bait. Sebaliknya, Tafsir Al-Maraghi memahami istilah Ahlul
Bait dalam konteks yang lebih luas, termasuk istri-istri Nabi, dengan mengacu
pada struktur ayat dan kesinambungan tematik dalam rangkaian ayat-ayat
sebelumnya. Pendekatan ini mencerminkan pandangan mayoritas ulama Sunni
yang menekankan aspek kontekstual dalam tafsir.
Kata kunci: al-Aḥzab ayat 33, al-Maraghi, al-Mizan.
Ketersediaan
| SK202520053.1 | 2x1 m DEV c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 m DEV
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
77 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Azizah Kusuma Devi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






