Image of Resepsi Masyarakat Terhadap Ayat Al Qur’an dalam Tradisi Wilujengan di Petilasan Keraton Pajang Kartasura

Text

Resepsi Masyarakat Terhadap Ayat Al Qur’an dalam Tradisi Wilujengan di Petilasan Keraton Pajang Kartasura



Aisah. NIM: 211111059, Resepsi Masyarakat Terhadap Ayat Al Qur’an dalam
Tradisi Wilujengan di Petilasan Keraton Pajang Kartasura. Program Studi
Ilmu Al Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas
Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. (2025).
Tradisi Wilujengan merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat Jawa
dengan cara memohon kepada Allah agar hajat mereka terkabul dan terlaksana
dengan lancar dan sesuai apa yang diharapkan. Wilujengan ini juga merupakan
upacara adat yang diwujudkan untuk mencurahkan rasa syukur kepada Tuhan atas
anugerah yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
pembacaan ayat ayat Al-Qur’an pada tradisi wilujengan di Petilasan Keraton Pajang
Kartasura, serta menjelaskan resepsi ayat Al-Qur’an pada tradisi wilujengan di
Petilasan Keraton Pajang Kartasura. Dengan melihat bagaimana masyarakat
meresepsi ayat-ayat Al-Qur’an, kita bisa memahami cara mereka menggabungkan
ajaran Islam dengan budaya Jawa seta bisa melihat bagaimana teks agama dimaknai
dan disesuaikan dengan kebutuhan serta keadaan sosial budaya masyarakat Pajang.
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research
dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer diambil
dari hasil wawancara dan observasi dengan para informan meliputi juru kunci
Petilasan Pajang, pemimpin acara atau ustad dan juga masyarakat yang mengikuti
tradisi tersebut. Data sekunder diambil dari buku, artikel maupun skripsi yang
relevan dengan penelitian yang penulis ambil. Data dikumpulkan dengan teknik
wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan
menggunakan teori resepsi Stuart Hall dan teori Fungsionalisme Bronislaw
Malinowski.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembacaan ayat ayat Al Qur’an
dalam tradisi Wilujengan dilakukan setelah prosesi wilujengan dibuka oleh
pemimpin acara. Adapun ayat Al Qur’an yang dibaca adalah Surah Al Fatihah
sebanyak 6 kali, Qs Al Ikhlas sebanyak 2 kali, Qs Al Falaq 1 kali, Qs Annas
sebanyak 1, dan membaca Al Baqarah ayat 1-5 sebanyak 1 kali. Pembacaan Al
Qur’an dibaca bersama sama antara pemimpin prosesi dengan masyarakat yang
mengikuti Wilujengan. Terdapat kemiripan resepsi yang ditunjukan oleh
masyarakat yang mengamalkan pembacaan beberapa ayat Al Qur’an tersebut. Al
Fatihah memiliki fungsi untuk kelancaran setiap kegiatan manusia. An Nas dan Al
Falaq memiliki fungsi perlindungan dari bahaya yang datang dari dalam maupun
luar diri manusia. Al Ikhlas berfungsi sebagai wasilah untuk pengabulan hajat
manusia. Adapun Al Baqarah memiliki fungsi yang hampir sama dengan Al Ikhlas
namun juga berfungsi sebagai obat hati yang bisa memberikan ketentraman batin
manusia.
Kata Kunci: Ayat Al Qur’an, Resepsi, Tradisi Wilujengan.


Ketersediaan

SK202520048.12x1 r AIS c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x1 r AIS
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
118hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this