Detail Cantuman
Advanced SearchText
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA AKTIVIS (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta)
ABSTRAK
Widia Wati Rahayu (181221060), Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa aktivis Herlinda Puspitasari (181221057), (Studi Kasus pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta)”, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Mahasiswa aktivis yang menjadi badan pengurus harian memiliki tanggung jawab yang besar. Selain tanggungjawab di organisasi mahasiswa aktivis juga memiliki kewajiban dalam bidang akademik. Berbagai tuntutan dan tanggungjawab dari akademik maupun organisasi menjadi hambatan dan rintangan dalam menjalani kehidupan di bangku perkuliahan yang mengakibatkan mahasiswa stress. Stress memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis seseorang, jadi apabila tingkat stress yang dimiliki seseorang tinggi maka tingkat kesejahteraannya akan menurun. Sehingga, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis pada mahasiswa aktivis Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles Huberman yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian data dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama mahasiswa aktivis menyadari bahwa memiliki peran ganda sebagai mahasiswa. Mahasiswa dengan sadar bahwa harus menyeimbangkan kegiatan organisasi dan kegiatan akademik. Kedua, mahasiswa aktivis memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang disekitarnya. Subjek sering bercerita kepada teman ketika memiliki masalah. Ketiga, mahasiswa mampu menguasasi lingkungan, dengan mengatasi permasalahan di akademik dan organisasi. Selain itu, Mahasiswa mampu mengendalikan diri ketika emosi.
Kata Kunci: Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa Aktivis, Peran Ganda
ABSTRACT
Widia Wati Rahayu (181221060), Psychological Well-being of Activist Students, (Case Study of Students of the Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta)”, Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said Surakarta State Islamic University. 2025.
Student activists who become daily management bodies have great responsibilities. In addition to responsibilities in student organizations, activists also have obligations in the academic field. Various demands and responsibilities from academics and organizations become obstacles and barriers in living life on the college bench which causes students to be stressed. Stress has a significant relationship with a person's psychological well-being, so if a person's stress level is high, their level of well-being will decrease. Thus, this study aims to determine the description of psychological well-being in student activists at the Faculty of Ushuluddin and Da'wah UIN Raden Mas Said Surakarta.
This study uses a qualitative method with a case study approach. The sampling technique uses purposive sampling technique. The subjects in the study numbered 3 people. Data collection techniques use interview and observation methods. Data validity uses technical triangulation. Data analysis techniques use Miles Huberman's analysis technique, namely Data Collection, Reduction, Presentation and Verification.
The results of the study show that, first, student activists realize that they have a dual role as students. Students are aware that they must balance organizational activities and academic activities. Second, student activists have good relationships with the people around them. Subjects often tell friends when they have problems. Third, students are able to master the environment, by overcoming problems in academics and organizations. In addition, students are able to control themselves when they are emotional.
Keywords: Psychological Well-being, Student Activists, Dual Roles
Ketersediaan
| SK202530227.1 | 2X7.15 WID c | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.15 WID c
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
110 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
WIDIA WATI RAHAYU
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






