BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
DAMPAK BROKEN HOME PADA REMAJA MADYA DI DESA KERTONATAN KARTASURA SUKOHARJO
ABSTRAK
Hanif Nuri Alfiah (181221154), “Dampak Broken Home Pada Remaja Madya Di Desa Kertonatan Kartasura Sukoharjo”, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Remaja dalam tahap pertengahan atau madya, cenderung berada dalam kondisi kebingungan dan terhalang dari pembentukan kode moral karena ketidakkonsistenan dalam konsep benar dan salah yang ditemukannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan perceraian yang dilakukan oleh orangtua akan memberikan dampak yang mendalam bagi anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Dampak Broken Home Pada Remaja Madya di Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Lokasi Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Informan dalam penelitian ini adalah 3 Anak Remaja Madya di Desa Kertonatan yang mengalami Broken home. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dalam (Sugiyono,2016:337) berupa data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: (1) Dampak remaja yang mengalami broken home di Desa Kertonatan terbagi menjadi 3 dampak, yaitu: remaja menghindar berdekatan dengan lawan jenis, remaja sulit untuk percaya diri dan remaja tidak senang berinterasi dengan banyak orang. (2) Faktor penyebab broken home dalam rumah tangga di Desa Kertonatan dibagi menjadi 3 faktor, yaitu: faktor ekonomi, perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga. Anak-anak yang terpapar konflik tinggi akan melihat perceraian sebagai jalan keluar karena menjauhkan mereka dari lingkungan rumah yang tidak bersahabat dan penuh tekanan, remaja tersebut seperti merasa kesepian, menutup diri, malu dengan teman - temannya, tidak percaya diri, dan mereka seringkali memiliki trauma yang cukup parah/ cukup berat. Selain itu remaja menyimpan luka didalam hatinya sepanjang hidupnya.
Kata Kunci: Remaja Madya, Broken Home, Dampak
ABSTRACT
Hanif Nuri Alfiah (181221154), “The Impact of Broken Home on Middle Adolescents in Kertonatan Village, Kartasura, Sukoharjo”, Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University, Surakarta, 2025.
Adolescents in the middle or middle stage tend to be in a state of confusion and are hindered from forming a moral code because of the inconsistency in the concept of right and wrong that they find in everyday life. And divorce carried out by parents will have a profound impact on their children. The purpose of this study was to determine the Impact of Broken Home on Middle Adolescents in Kertonatan Village, Kartasura District, Sukoharjo Regency.
This type of research is a qualitative case study. The location is Kertonatan Village, Kartasura District, Sukoharjo Regency. The informants in this study were 3 Middle-Adolescent Children in Kertonatan Village who experienced Broken Home. Data collection techniques were in the form of observation and interviews. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model in (Sugiyono, 2016: 337) in the form of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification.
The results of this study indicate the following: (1) The impact of teenagers who experience broken homes in Kertonatan Village is divided into 3 impacts, namely: teenagers avoid being close to the opposite sex, teenagers find it difficult to be confident and teenagers do not like to interact with many people. (2) The factors causing broken homes in households in Kertonatan Village are divided into 3 factors, namely: economic factors, infidelity and domestic violence. Children who are exposed to high conflict will see divorce as a way out because it distances them from an unfriendly and stressful home environment, these teenagers feel lonely, withdrawn, ashamed of their friends, have no self-confidence, and they often have quite severe/heavy trauma. In addition, teenagers keep wounds in their hearts throughout their lives.
Keywords: Middle Adolescents, Broken Home, Impact
Ketersediaan
| SK202530154.1 | 2x7.15 ALF d c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 ALF d c.1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
61 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
HANIF NURI ALFIAH
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






