Image of EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALITAS DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI ANAK REMAJA PUTUS SEKOLAH DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK TARUNA YODHA SUKOHARJO

Text

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALITAS DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI ANAK REMAJA PUTUS SEKOLAH DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK TARUNA YODHA SUKOHARJO



ABSTRAK
Nanda Khoirunisa, 211221109, Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Menggunakan Pendekatan Realitas Dalam Meningkatkan Penerimaan Diri Anak Remaja Putus Sekolah Di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo. Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Penerimaan diri merupakan kemampuan individu dalam membangun kesadaran diri secara realistik dengan kehidupan. Penerimaan diri penting untuk dimiliki anak remaja putus sekolah sebab dengan penerimaan diri yang baik individu mampu menjadi pribadi yang sehat, mampu menyesuaikan diri dengan baik, mampu memenuhi keinginan dan kebutuhan sesuai dengan harapan yang dituju. Permasalahan rendahnya penerimaan diri menjadi sebuah hambatan bagi penerima manfaat dalam menjalani keseharian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan pemberian konseling kelompok dengan pendekatan realitas efektif dalam meningkatkan penerimaan diri anak remaja putus sekolah di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo.
Desain penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif pre- Eksperimental Design dengan One Group Pretest Posttest melalui pemberian layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas. Subjek penelitian ini berjumlah 8 penerima manfaat. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling non-probability. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen berupa angket yang telah di uji melalui tahap uji validitas, uji beda item, uji reliabilitas. Data yang telah didapatkan dari hasil eksperimen diuji menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas, serta uji hipotesis (Paired Sampel t-Test).
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada uji asumsi yaitu uji normalitas dan uji homogenitas menunjukan bahwa data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Dibuktikan dengan hasil uji normalitas nilai signifikansi dari pretest dan postets adalah 0,959 dan 0,308 ≥ 0,05. Sementara itu hasil uji homogenitas mengahasilkan nilai signifikansi sebesar 0,593 ≥ 0,05. Setelah pengujian asumsi dilakukan uji hipotesis diketahui hasil dari pengujian ini menunjukan nilai sig (2- tailed) sebesar 0,000 yang mana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikian α = 0,05 (0,000 ≤ 0,05) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak, yang artinya penelitian ini membuktikan bahwa pemberiaan layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas efektif dalam meningkatkan penerimaan diri anak remaja putus sekolah di Panti Pelayanan Sosial Anak Taruna Yodha Sukoharjo.
Kata Kunci : Konseling Kelompok, Pendekatan Realitas, Penerimaan Diri, Anak Remaja Putus Sekolah, Penerima Manfaat.


Ketersediaan

sk202530189.12x7.150 KHO e c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAHTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.150 KHO e c.1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
134 hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this