Detail Cantuman
Advanced Search
BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
BIMBINGAN KEAGAMAAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SANTRI DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN AL MA’ARIF DESA BETRO KLATEN
Faidhila Emi Ismawati. NIM: 211221129, “Bimbingan Keagamaan Melalui
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Akhlakul Karimah
Santri Di Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Ma’arif Desa Betro Klaten.”
Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan
Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan bimbingan
keagamaan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam
membentuk akhlakul karimah pada santri di TPQ Al-Ma’arif. Fokus kajian
diarahkan pada pelaksanaan bimbingan keagamaan melalui pembelajaran PAI yang
berorientasi pada penguatan nilai-nilai moral dan spiritual santri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pemilihan
Informan didasarkan pada teknik purposive sampling dimana informan utama
terdiri atas 3 asatidz sedangkan 2 orang tua santri berperan sebagai informan
pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data diuji menggunakan
triangulasi teknik, dan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data,
dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan keagamaan
dilaksanakan secara sistematis melalui empat tahap pembelajaran, yaitu persiapan,
pelaksanaan inti, evaluasi dan tindak lanjut. Materi yang disampaikan menekankan
pada nilai-nilai adab terhadap guru dan sesama, internalisasi akhlak mulia, serta
keteladanan Rasulullah SAW. Secara umum, akhlak para santri telah menunjukkan
perkembangan positif, hal ini terlihat pada aspek nilai jujur, sabar, dan bertanggung
jawab. Meskipun masih ditemukan dinamika yang wajar sesuai dengan usia dan
karakter masing-masing anak. Pembentukan akhlak tersebut tidak terjadi secara
instan, melainkan melalui proses bimbingan yang terus-menerus, keteladanan dari
para ustadz dan ustadzah, serta pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam
kehidupan sehari-hari di lingkungan TPQ. Temuan ini menguatkan bahwa
pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dirancang secara terstruktur dan
berkelanjutan memiliki peran signifikan dalam membentuk akhlakul karimah santri
secara bertahap dan konsisten.
Kata Kunci: Akhlakul Karimah, Bimbingan Keagamaan, Pemberlajaran PAI,
Strategi Pembelajaran
Faidhila Emi Ismawati. NIM: 211221129, “Religious Guidance Through
Islamic Religious Education Learning in Forming the Morals of Santri at the Al
Ma’arif Al-Qur’an Education Park, Betro Village, Klaten.” Islamic Guidance
and Counseling Study Program. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden
Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025.
This study aims to analyze the implementation of religious guidance through
Islamic Religious Education (PAI) learning in developing noble character in
students at TPQ Al-Ma'arif. The study focuses on the implementation of religious
guidance through PAI learning, which is oriented towards strengthening the
students' moral and spiritual values.
This research uses a descriptive qualitative approach. Informant selection
was based on a purposive sampling technique, with three primary informants, while
two parents of students served as supporting informants. Data collection was
conducted through participant observation, in-depth interviews, and
documentation studies. Data validity was tested using triangulation techniques, and
data analysis followed the stages of data reduction, data presentation, and
verification.
The results indicate that religious guidance was implemented systematically
through four learning stages: preparation, core implementation, evaluation, and
follow-up. The material presented emphasized the values of etiquette towards
teachers and others, the internalization of noble morals, and the exemplary
behavior of the Prophet Muhammad (peace be upon him). In general, the students'
morals have shown positive development, as evidenced by the values of honesty,
patience, and responsibility. However, there are still some natural variations
depending on the age and character of each child. The formation of these morals
does not occur instantly, but rather through continuous guidance, exemplary
behavior from the ustadz and ustadzah (teacher), and consistent practice in daily
life within the TPQ (Islamic Religious Education) environment. These findings
confirm that structured and sustainable Islamic Religious Education (IS) learning
plays a significant role in gradually and consistently shaping the morals of students.
Keywords: Islamic Religious Education, Religious Guidance, Islamic Religious
Education Learning, Learning Strategy
Ketersediaan
| SK202530151.1 | 2x7.15 ISM b c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.15 ISM b c.1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
79 hlm , 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Isnanita Noviya Andriyani
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






