No image available for this title

Text

Psychological Well being warga binaan permasyarakatan perempuan dan kasus pencuarian di rumah tahanan negara kelas 1 surakarta



ABSTRAK
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan pada Kasus Pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being menggambarkan kondisi kesejahteraan psikologis Psychological well-being merupakan kemampuan seseorang dalam menerima dirinya secara positif, menjalani hubungan sosial yang sehat, serta menghadapi tekanan sosial yang dapat memengaruhi kestabilan psikologis dan tindakannya. Kemudian, psychological well-being dapat mengarahkan seseorang pada tujuan hidup yang jelas, tidak merugikan diri sendiri maupun orang-orang disekitarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran psychological well-being Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan yang terlibat dalam kasus pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menggali makna subjektif dari pengalaman para WBP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being pada masing-masing subjek cukup bervariasi mulai dari yang sudah menunjukkan penerimaan diri yang kuat dan hubungan sosial yang positif, hingga yang masih mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Meski demikian, secara umum ketiga subjek menunjukkan suatu perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya. Terlihat, dari kemampuan penerimaan diri, hubungan sosial yang dijalani, dan penataan perasaan maupun pikiran yang cenderung ke arah positif.
Kata kunci: Psychological well-being, warga binaan, perempuan, kasus pencurian




ABSTRACT
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being of Female Inmates Involved in Theft Cases at the Class I State Detention Center of Surakarta. Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being reflects a state of psychological wellness. It refers to a person’s ability to accept themselves positively, maintain healthy social relationships, and cope with social pressures that can influence their psychological stability and behavior. Furthermore, psychological well-being can guide individuals toward a clear life purpose without causing harm to themselves or those around them.
This study aims to understand the psychological well-being of female inmates involved in theft cases at the Class I State Detention Center in Surakarta. The researcher employed a qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective meanings of the inmates' experiences. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and documentation, with data validity tested through source and technique triangulation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which involves three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results show that the psychological well-being of each subject varies, ranging from those who have demonstrated strong self-acceptance and positive social relationships to those who are still struggling with emotional regulation and environmental adjustment. However, overall, the three subjects have shown noticeable improvement compared to before. This is evident in their growing self-acceptance, the quality of their social interactions, and the increasingly positive direction of their thoughts and emotions.
Keywords: Psychological well-being, inmates, women, theft cases
ABSTRAK
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan pada Kasus Pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being menggambarkan kondisi kesejahteraan psikologis Psychological well-being merupakan kemampuan seseorang dalam menerima dirinya secara positif, menjalani hubungan sosial yang sehat, serta menghadapi tekanan sosial yang dapat memengaruhi kestabilan psikologis dan tindakannya. Kemudian, psychological well-being dapat mengarahkan seseorang pada tujuan hidup yang jelas, tidak merugikan diri sendiri maupun orang-orang disekitarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran psychological well-being Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan yang terlibat dalam kasus pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menggali makna subjektif dari pengalaman para WBP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being pada masing-masing subjek cukup bervariasi mulai dari yang sudah menunjukkan penerimaan diri yang kuat dan hubungan sosial yang positif, hingga yang masih mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Meski demikian, secara umum ketiga subjek menunjukkan suatu perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya. Terlihat, dari kemampuan penerimaan diri, hubungan sosial yang dijalani, dan penataan perasaan maupun pikiran yang cenderung ke arah positif.
Kata kunci: Psychological well-being, warga binaan, perempuan, kasus pencurian




ABSTRACT
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being of Female Inmates Involved in Theft Cases at the Class I State Detention Center of Surakarta. Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being reflects a state of psychological wellness. It refers to a person’s ability to accept themselves positively, maintain healthy social relationships, and cope with social pressures that can influence their psychological stability and behavior. Furthermore, psychological well-being can guide individuals toward a clear life purpose without causing harm to themselves or those around them.
This study aims to understand the psychological well-being of female inmates involved in theft cases at the Class I State Detention Center in Surakarta. The researcher employed a qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective meanings of the inmates' experiences. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and documentation, with data validity tested through source and technique triangulation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which involves three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results show that the psychological well-being of each subject varies, ranging from those who have demonstrated strong self-acceptance and positive social relationships to those who are still struggling with emotional regulation and environmental adjustment. However, overall, the three subjects have shown noticeable improvement compared to before. This is evident in their growing self-acceptance, the quality of their social interactions, and the increasingly positive direction of their thoughts and emotions.
Keywords: Psychological well-being, inmates, women, theft cases
ABSTRAK
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan pada Kasus Pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being menggambarkan kondisi kesejahteraan psikologis Psychological well-being merupakan kemampuan seseorang dalam menerima dirinya secara positif, menjalani hubungan sosial yang sehat, serta menghadapi tekanan sosial yang dapat memengaruhi kestabilan psikologis dan tindakannya. Kemudian, psychological well-being dapat mengarahkan seseorang pada tujuan hidup yang jelas, tidak merugikan diri sendiri maupun orang-orang disekitarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran psychological well-being Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan yang terlibat dalam kasus pencurian di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menggali makna subjektif dari pengalaman para WBP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological well-being pada masing-masing subjek cukup bervariasi mulai dari yang sudah menunjukkan penerimaan diri yang kuat dan hubungan sosial yang positif, hingga yang masih mengalami kesulitan dalam mengelola emosi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Meski demikian, secara umum ketiga subjek menunjukkan suatu perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya. Terlihat, dari kemampuan penerimaan diri, hubungan sosial yang dijalani, dan penataan perasaan maupun pikiran yang cenderung ke arah positif.
Kata kunci: Psychological well-being, warga binaan, perempuan, kasus pencurian




ABSTRACT
Meli Agustin. NIM: 211221066. Psychological Well-Being of Female Inmates Involved in Theft Cases at the Class I State Detention Center of Surakarta. Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Psychological well-being reflects a state of psychological wellness. It refers to a person’s ability to accept themselves positively, maintain healthy social relationships, and cope with social pressures that can influence their psychological stability and behavior. Furthermore, psychological well-being can guide individuals toward a clear life purpose without causing harm to themselves or those around them.
This study aims to understand the psychological well-being of female inmates involved in theft cases at the Class I State Detention Center in Surakarta. The researcher employed a qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective meanings of the inmates' experiences. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and documentation, with data validity tested through source and technique triangulation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which involves three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The results show that the psychological well-being of each subject varies, ranging from those who have demonstrated strong self-acceptance and positive social relationships to those who are still struggling with emotional regulation and environmental adjustment. However, overall, the three subjects have shown noticeable improvement compared to before. This is evident in their growing self-acceptance, the quality of their social interactions, and the increasingly positive direction of their thoughts and emotions.
Keywords: Psychological well-being, inmates, women, theft cases




Ketersediaan

SKS202530181.12X7.15 AGU p c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas


Akses Repositori Institusi

Jelajahi skripsi, tesis, dan karya ilmiah civitas dalam satu portal repositori.