Image of PERILAKU LELAKI SEKS DENGAN LELAKI (LSL) TERDIAGNOSA HIV/AIDS DI KOMISI PENANGGULANGAN AIDS (KPA)
KOTA SURAKARTA

Text

PERILAKU LELAKI SEKS DENGAN LELAKI (LSL) TERDIAGNOSA HIV/AIDS DI KOMISI PENANGGULANGAN AIDS (KPA) KOTA SURAKARTA



ABSTRAK

Anisa Rahmawati NIM: 211221092. Perilaku Lelaki Seks Dengan Lelaki (LSL) Terdiagnosa HIV/AIDS Di Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Surakarta, Skripsi: Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Jurusan Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL) menjadi salah satu penyumbang tertinggi kasus HIV di Kota Surakarta. Fenomena ini menunjukkan adanya perilaku seksual berisiko yang masih berlangsung di tengah masyarakat, serta kurangnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya praktik seks yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku seksual berisiko yang menyebabkan penularan HIV pada kelompok LSL di Kota Surakarta.
Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari lima orang, yakni tiga pelaku LSL, satu pendamping LSL, dan satu staf Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku LSL terbentuk oleh berbagai faktor, antara lain: kebiasaan menonton pageant lovers, kekecewaan mendalam, trauma dalam relasi pasangan, bergabung dengan saluran LSL, intensitas interaksi sesama LSL, serta dorongan seksual terhadap tipe pria idaman. Bentuk aktivitas seksual yang umum dilakukan meliputi seks anal, seks oral, ngocok (mansturbasi), raba-raba, dan ciuman. Perilaku hubungan seks anal tanpa kondom merupakan aktivitas yang paling berisiko dalam penularan HIV. Adapun perilaku yang menyebabkan kelompok LSL terkena HIV adalah adanya sexual harassement, perilaku bergonta-ganti pasangan seksual, hubungan seksual tanpa proteksi, dan transfusi darah.

Kata Kunci : Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL), HIV/AIDS



ABSTRACT

Anisa Rahmawati NIM: 211221092. Behavior of Men who have Sex with Men (MSM) diagnosed with HIV/AIDS in the Aids Management Commission (KPA) of Surakarta City, Thesis: Islamic Guidance and Counseling Study Program, Department of Da'wah and Communication, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University Surakarta, 2025.
The group of men who have sex with men (MSM) is one of the highest contributors to HIV cases in Surakarta City. This study aims to explore the risky sexual behavior that causes HIV transmission among MSM in Surakarta City.
This research approach uses qualitative methods with a phenomenological approach. The research subjects consisted of five people, namely three MSM actors, one MSM companion, and one staff of the Surakarta City AIDS Commission (KPA). Data collection techniques were conducted through interviews and observations. Data validity was tested through triangulation techniques, while data analysis was carried out with the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing.
The results show that MSM behavior is shaped by various factors, including: the habit of watching pageant lovers, deep disappointment, trauma in partner relationship, joining MSM channels, the intensity of interaction with other MSM, and sexual urges towards the ideal type of man. Common forms of sexual activity include anal sex, oral sex, mansturbation, groping and kissing. Unprotected anal sex is the most risky activity for HIV transmission. The behaviors that cause MSM to get HIV are sexual harassment, changing sexual partners, unprotected sexual intercourse, and blood transfusion.

Keywords: Men who have sex with men (MSM), HIV/AIDS


Ketersediaan

SK202530136.12C7.15 RAH p c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2C7.15 RAH p c.1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
145 hlm , 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this