Image of HUBUNGAN PROBLEMATIC SMARTPHONE USE DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA REMAJA AWAL

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM

HUBUNGAN PROBLEMATIC SMARTPHONE USE DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA REMAJA AWAL



Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan ketergantungan remaja pada ponsel pintar, yang dapat berpotensi menyebabkan penggunaan smartphone bermasalah. Remaja awal banyak yang menghabiskan waktu hingga 5 jam per hari untuk menggunakan smartphone, sehingga aktivitas sehari-hari mereka menjadi terganggu. Penggunaan smartphone yang berlebih dapat mengurangi interaksi sosial dan keterlibatan dalam aktivitas yang merangsang remaja untuk berpikir kritis, sehingga dapat berdampak pada perkembangan kognitif remaja. Tujuan pada studi ini untuk menganalisis hubungan antara Problematic Smartphone Use (PSU) dengan Critical Thinking (CT) pada remaja awal. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasional. Teknik total sampling digunakan dengan melibatkan 342 remaja usia 12-15 tahun di Desa Tanjung, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Pengumpulan data melalui instrumen Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV) untuk mengukur tingkat PSU dan Questionnaire of Attitudes towards Critical Thinking (QATCT) untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden (26,32%) durasi penggunaan smartphone selama lebih dari 6 jam per hari, dengan tingkat PSU sebagian besar berada dalam kategori sedang (71,9%). Uji korelasi Spearman Rank menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara Problematic Smartphone Use dan Critical Thinking (r = -0,393, p = 0,001), yang mengindikasikan semakin tinggi tingkat Problematic Smartphone Use, semakin rendah Critical Thinking remaja awal. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya pengelolaan penggunaan smartphone yang lebih bijak di kalangan remaja untuk menghindari dampak negatif terhadap perkembangan kognitif pada remaja awal. Hasil studi ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi edukatif guna meminimalkan risiko penggunaan smartphone yang bermasalah.

Kata Kunci: Critical Thinking, Perkembangan Kognitif, Problematic Smartphone Use, Remaja Awal


Abstract
The rapid evolution of digital technology has significantly increased adolescents' reliance on smartphones, raising concerns about problematic usage patterns. Many young adolescents spend approximately five hours daily on their smartphones, often at the expense of their daily routines and responsibilities. Excessive smartphone use can reduce social interaction and involvement in activities that stimulate adolescents to think critically. The purpose of this study was to analyze the relationship between Problematic Smartphone Use (PSU) and Critical Thinking (CT) in early adolescents. This research method used a quantitative approach with correlational analysis techniques in a sample of 342 early adolescents (ages 12-15) in Desa Tanjung, Kecamatan Klego, Kabupaten, Boyolali. Data were collected through the Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV) to assess PSU and the Questionnaire of Attitudes towards Critical Thinking (QATCT) to measure CT, with participants selected via total sampling. The results revealed that 26.32% of respondents used smartphones for more than six hours daily, with 71.9% exhibiting moderate levels of PSU. Statistical analysis using Spearman's rank correlation demonstrated a significant negative association between PSU and CT (r = -0.393, p = 0.001), suggesting that increased problematic smartphone use corresponds with diminished critical thinking skills. This study underscores the necessity of implementing targeted interventions to promote healthier technology usage patterns during this critical developmental stage. The results of this study can be the basis for the development of educational interventions to minimize the risk of problematic smartphone use.


Ketersediaan

SK202530127.12X7.15 NIS h c.1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X7.15 NIS h
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
13 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this