Detail Cantuman
Advanced SearchBIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
TEKNIK ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB PERSONAL PADA ANAK DI PANTI ASUHAN YAYASAN NUR HIDAYAH SURAKARTA
Mega Silfia. NIM 211221016. Teknik Role Play Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Anak Di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah Surakarta. Jurusan Bimbingan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwa. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Tanggung jawab merupakan sikap yang penting dimiliki oleh setiap individu, khususnya anak yang tinggal di panti asuhan. Karena setiap orang harus mempunyai tanggung jawab, terutama anak yang hidup di panti, mereka harus bisa bertanggung jawab dalam segi apapun baik dalam mengerjakan tugas tepat waktu, menaati peraturan panti, melaksanakan piket di panti, dan tidak menaruh barang pribadi dengan sembarangan. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya keberhasilan dari implementasi teknik role play serta untuk mengetahui peningkatan tanggung jawab personal anak dalam kegiatan sehari-hari agar adanya kesadaran, kecintaan dan keberanian, sehingga mereka mampu menanamkan rasa tanggung jawab pada diri sendiri.
Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK), dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner/angket, observasi, dokumentasi dan refleksi. Dan analisis data yang di gunkan yaitu menggunakan rumus interval untuk mengetahui perhitungan hasil persentase yang di dapatkan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, sebelum melaksanakan kegiatan atau disebut pra tindakan terbukti bahwa tanggung jawab anak di panti asuhan masih rendah, dari 7 anak terdapat 5 anak yang berada pada kategori rendah tanggung jawab. Kemudian dari hasil tersebut peneliti melaksanakan 2 siklus, pada siklus I yang menunjukan peningkatan walaupun hanya ada peningkatan pada 2 anak dari 5 anak tersebut. Rata-rata presentase yang didapatkan pada siklus I yaitu 40 %, presentase tersebut belum menunjukan belum adanya keberhasilan dalam meningkatkan tanggung jawab. Kemudian pada siklus II terdapat 3 dari 5 anak yang mengalami peningkatan, rata-rata menunjukan sebesar 60 %, hal ini sudah cukup masuk kedalam kriteria yang di tetapkan. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik role play yang di implementasikan dapat meningkatkan tanggung jawab anak yang berada dipanti asuhan tersebut .
Kata Kunci : teknik role play, tanggung jawab personal, anak di panti asuhan.
ABSTRACT
Mega Silfia. NIM 211221016. Role Play Techniques to Form Children's Responsibility at the Nur Hidayah Surakarta Orphanage. Islamic Guidance and Counseling Department. Faculty of Ushuluddin and Da'wa. Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta, 2025.
Responsibility is an important attitude for every individual, especially children living in orphanages. Because everyone must have responsibilities, especially children who live in the orphanage, they must be able to be responsible in any aspect both in doing their duties on time, obeying the rules of the orphanage, carrying out picketing in the orphanage, and not putting personal belongings carelessly. The purpose of this research is to find out the success of the implementation of role play techniques and to find out the increase in children's personal responsibility in daily activities so that there is awareness, love and courage, so that they are able to instill a sense of responsibility in themselves.
The approach of this research is to use Counseling Guidance Action Research (PTBK), with data collection techniques through questionnaires / questionnaires, observation, documentation and reflection. And the data analysis used is using the interval formula to find out the calculation of the percentage results obtained.
The results of this study show that, before carrying out activities or called pre-actions, it is proven that children's responsibility in orphanages is still low, out of 7 children there are 5 children who are in the low category of responsibility. Then from these results, the researcher carried out 2 cycles, in cycle I which showed an increase even though there was only an increase in 2 children out of 5 children. The average percentage obtained in the first cycle is 40%, this percentage has not shown any success in increasing responsibility. Then in cycle II there were 3 out of 5 children who experienced an increase, the average showed 60%, this is enough to fit into the criteria set. Therefore, it can be concluded that the role play technique that is implemented can increase the responsibility of children in the orphanage.
Keywords : role play techniques, personal responsibility, children in orphanages.
Ketersediaan
| SK2025.0092.1 | 2X7.15 MEG t c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.15 MEG t c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
127 HLM, 30 CM
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Mega Silfia
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






