Detail Cantuman
Advanced SearchText
PERAN SHADOW TEACHER DALAM MENGEMBANGKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Interaksi sosial memiliki peran penting bagi semua orang, karena interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Tingkat perkembangan sosial setiap siswa tentunya sangat beragam seperti halnya pada anak berkebutuhan khusus. Adanya guru shadow teacher untuk anak berkebutuhan khusus akan sangat membantu dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak baik dalam segi sosial dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran shadow teacher dalam mengembangkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah subjek penelitian ini terdiri dari tiga informan utama dan dua significant other. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah IPA (Interpretative Phenomenology Analysis) dengan tahap-tahapannya sebagai berikut: membaca berkali-kali, initial noting, membuat tema emergen, membuat tema superodinat.
Hasil penelitian ini menunjukkan shadow teacher memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (ABK).
Peran Shadow Teacher tersebut antara lain: 1). Sebagai penghubung antara guru kelas dan ABK, 2). Membantu menjelaskan instruksi yang diberikan oleh guru, 3). Mendampingi ABK dalam berinteraksi dengan teman-teman sebaya, 4). Mengatur perilaku ABK dan membantu anak tetap fokus dalam kegiatan pembelajaran, 5). Memberikan kesempatan bagi ABK untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, melatih keterampilan sosial, 6). Mendukung komunikasi yang efektif melalui teknik komunikasi verbal dan non-verbal yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Peningkatan interaksi sosial ABK terlihat dalam berbagai bentuk, seperti peningkatan kemampuan ABK untuk berkomunikasi dengan teman sebaya, berkolaborasi dalam kegiatan kelompok, serta membangun empati dan kemandirian. Interaksi sosial yang difasilitasi oleh shadow teacher tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial yang diperlukan ABK dalam kehidupan sehari-hari.
Ketersediaan
| SK202570075.1 | 2x7.150 ANI p c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150 ANI p c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
108hal, 30cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
ANIS FATUL LAILIA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






