No image available for this title

Text

IMPLEMENTASI NORMA MORAL DALAM PENGGUNAAN GADGET DI KALANGAN REMAJA UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI AKADEMIK DAN SOSIAL (Studi Kasus Di Asrama Baitul Hikmah MTsN 1 Surakarta)



ABSTRAK


Rassyiffa Sekar Maharani Widyaningrum. 211121050. Implementasi Norma Moral Dalam Penggunaan Gadget Di Kalangan Remaja Untuk Pengembangan Potensi Akademik dan Sosial (Studi Kasus Di Asrama Baitul Hikmah MTsN 1 Surakarta). Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Penggunaan gadget oleh remaja memiliki potensi positif dan negatif, sehingga diperlukan norma moral yang cukup kuat untuk mengarahkan pemanfaatannya secara optimal. Implementasi norma moral merupakan suatu perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang seringkali dianggap baik dan benar. Sementara, norma moral berfungsi sebagai pedoman bagi individu khususnya para remaja di Indonesia. Hal ini dengan adanya penerapan norma moral dalam penggunaan gadget bertujuan untuk membimbing remaja agar dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika moral.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan studi kasus dan metode penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci dari berbagai pihak seperti guru dan siswa remaja di Asrama Baitul Hikmah, serta dokumentasi terhadap berbagai literatur dan dokumen yang berkaitan dengan peran siswa remaja dalam penggunaan gadget. Melalui pendekatan ini digunakan untuk memahami pengalaman subjektif dan pandangan terhadap guru di Asrama Baitul Hikmah dalam menetapkan serta menerapkan aturan kebijakan, khususnya pada penggunaan gadget.
Hasil dari penelitian ini ditinjau dari teori Kohlberg mengenai perkembangan moral dan relevansinya terhadap penggunaan gadget di kalangan remaja di Asrama Baitul Hikmah untuk pengembangan potensi akademik dan sosial. Teori Kohlberg menekankan pentingnya suatu norma moral diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada siswa remaja di Asrama Baitul Hikmah. Dengan terjadinya di lapangan, penerapan norma moral terhadap penggunaan gadget oleh siswa remaja bukan hanya sekedar aturan secara tertulis, akan tetapi juga merupakan cerminan dari keterikatan antara potensial akademik dan sosial mereka. Dengan demikian, penggunaan gadget di Asrama Baitul Hikmah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat pengembangan potensi akademik dan sosial, namun juga oleh pembelajaran maupun interaksi sosial keagamaan serta nilai-nilai keislaman yang cukup kuat. Dengan kata lain, kondisi di lapangan siswa remaja di Asrama Baitul Hikmah memiliki kecenderungan dalam memilih berdasarkan pertimbangan aturan kebijakan yang rasional melalui adanya keterikatan norma moral Kohlberg. Hal ini relevan dengan tahap perkembangan moral pra konvensional dan konvensional. Maka, pola ini sejalan dengan gagasan perkembangan moral Lawrence Kohlberg. Sehingga pilihan terhadap penggunaan gadget tidak hanya semata-mata didasarkan pada aturan kebijakan Asrama Baitul Hikmah, melainkan pada aspek potensi akademik dan sosial yang relevan dengan tahap perkembangan moral Kohlberg dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci : Norma Moral, Kohlberg, Potensi Akademik, Gadget, Remaja.


ix


ABSTRACT



Rassyiffa Sekar Maharani Widyaningrum. 211121050. Implementation of Moral Norms in the Use of Gadgets Among Adolescents for the Development of Academic and Social Potential (Case Study at the Baitul Hikmah Dormitory of MTsN 1 Surakarta). Study Program of Aqidah and Islamic Philosophy, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025
The use of gadgets by adolescents has positive and negative potential, so that strong moral norms are needed to guide their optimal use. The implementation of moral norms is a behavior that is in accordance with values that are often considered good and right. Meanwhile, moral norms function as guidelines for individuals, especially adolescents in Indonesia. This is with the application of moral norms in the use of gadgets aimed at guiding adolescents to be able to use technology wisely, responsibly, and ethically.
This research is a field research with a case study approach and qualitative research methods. Data collected through observation, in-depth interviews with key informants from various parties such as teachers and adolescent students at the Baitul Hikmah Dormitory, as well as documentation of various literature and documents related to the role of adolescent students in the use of gadgets. This approach is used to understand the subjective experiences and views of teachers at the Baitul Hikmah Dormitory in determining and implementing policy rules, especially on the use of gadgets.
The results of this study are reviewed from Kohlberg's theory of moral development and its relevance to the use of gadgets among adolescents at the Baitul Hikmah Dormitory for the development of academic and social potential. Kohlberg's theory emphasizes the importance of moral norms being applied in everyday life, especially for adolescent students at the Baitul Hikmah Dormitory. With the occurrence in the field, the application of moral norms to the use of gadgets by adolescent students is not just a written rule, but also a reflection of the attachment between their academic and social potential. Thus, the use of gadgets at the Baitul Hikmah Dormitory is not only influenced by supporting and inhibiting factors for the development of academic and social potential, but also by learning and social religious interactions and quite strong Islamic values. In other words, the conditions in the field of adolescent students at the Baitul Hikmah Dormitory have a tendency to choose based on rational policy rules through the attachment of Kohlberg's moral norms. This is relevant to the pre-conventional and conventional stages of moral development. So, this pattern is in line with Lawrence Kohlberg's idea of moral development. So that the choice of gadget use is not only based on the Baitul Hikmah Dormitory policy rules, but also on aspects of academic and social potential that are relevant to Kohlberg's stage of moral development in everyday life.
Keywords : Moral Norms, Kohlberg, Academic Potential, Gadgets, Adolescents.


Ketersediaan

SK202510040.12x3 RAS iPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x3 RAS i
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
96 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this