Detail Cantuman
Advanced SearchAQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM
MODEL HIJAB STYLISH PERSPEKTIF TEORI ESTETIKA SAYYED HOSSEIN NASR
Hanifah Alvi Khasanah. NIM : 211121065, Model Hijab Stylish Perspektif Teori Estetika Sayyed Hossein Nasr. Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025. Fenomena hijab stylish kini menjadi bagian penting dalam dunia mode, khususnya bagi perempuan modern yang ingin menampilkan identitas diri sekaligus tetap memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep model dan bentuk hijab stylish melalui perspektif teori estetika Sayyed Hossein Nasr. Fokus utama penelitian adalah menelusuri perkembangan model dan bentuk hijab tersebut, serta menelaahnya dari sudut pandang estetika yang dirumuskan oleh Nasr.mMelalui analisis ini, diharapkan terwujud pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara estetika, budaya, dan identitas dalam praktik berhijab, serta kontribusi hijab stylish dalam perkembangan mode yang tetap menghormati nilai-nilai religius. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan library research (kepustakaan), yaitu dengan mengumpulkan data melalui bacaan dan referensi yang relevan. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif kritis, yang menekankan analisis sumber-sumber dan data yang ada, dengan bergantung pada teori dan konsep yang ada untuk diinterpretasikan berdasarkan tulisan-tulisan terkait. Sumber primer dalam penelitian ini Hijab Street Style oleh Dian Pelangi. Serta dibantu dengan sumber-sumber sekunder terkait. Data-data yang sudah didapatkan kemudian dikaji dengan metode deskriptif dan metode interpretasi. Adapun, hasil yang didapatkan dalam penelitian ini berdasarkan estetika Sayyed Hossein Nasr model dan bentuk hijab stylish sangat beragam, memungkinkan setiap wanita menemukan gaya yang sesuai dengan kepribadiannya. Pilihan utama seperti pashmina satin menawarkan kesan elegan, sementara hijab segiempat dikenal karena kemudahan dan fleksibilitasnya. Pashmina jersey atau pashmina kaos memberikan kenyamanan untuk suasana santai, sedangkan pashmina crinkle menambah sentuhan berani dengan tekstur unik. Pashmina ceruty cocok untuk berbagai acara, baik formal maupun kasual. Model hijab pashmina termasuk pashmina satin, segiempat, pashmina jersey atau pashmina kaos, pashmina crinkle, dan pashmina ceruty, mencerminkan prinsip kesatuan dan konektivitas, simbolisme, dan keharmonisan dalam tradisi serta
warisan budaya. Pashmina satin menonjolkan elegansi dan kualitas, menghubungkan pemakai dengan identitas budaya dan spiritual. Hijab segiempat menawarkan fleksibilitas dan simbol persatuan, memperkuat koneksi antara individu dan komunitas. Pashmina jersey atau pashmina kaos memberikan kenyamanan dan variasi, mencerminkan kesatuan antara aspek fisik dan spiritual. Pashmina crinkle menciptakan tampilan dinamis, menekankan hubungan antara penampilan dan nilai-nilai yang dianut. Sementara itu, pashmina ceruty berfungsi sebagai simbol identitas dan persatuan,
menjaga keseimbangan antara inovasi dan tradisi.
Kata Kunci : Hijab Stylish, Estetika, Identitas Kultural, Pashmina, dan Nilai-nilai Religius.
Ketersediaan
| SK202510028.1 | 2x3 HAN m c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x3
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
30 cm., 137 hlm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Hanifah Alvi Khasanah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






