Detail Cantuman
Advanced SearchText
ADVERSITY QUOTIENT AND SELF-REGULATED LEARNING AMONG ORPHANED AND UNDERPRIVILEGED STUDENTS IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS
ABSTRAK
Desi Fitri Cahyo Wulandari (211141085). Hubungan antara Adversity Quotient dengan Self Regulated Learning pada Santri Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa. Artikel Jurnal: Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Self Regulated Learning adalah proses di mana seorang siswa secara aktif mengontrol dan mengarahkan proses pembelajarannya sendiri meliputi penggunaan strategi belajar yang diatur sendiri, respons terhadap umpan balik tentang efektivitas pembelajaran, dan proses motivasi yang saling tergantung dalam pembelajaran santri. Adversity quotient merupakan salah satu faktor yang berperan dalam peningkatan pemahaman tentang strategi pembelajaran yang efektif, rendahnya motivasi seperti efikasi diri atau kepercayaan diri, ketergantungan pada bimbingan dari luar tanpa inisiatif pribadi, dan ketidakmampuan mengatur waktu dan prioritas dalam self regulated learning. Kebaruan pada penelitian ini terletak pada responden dan tempat penelitian yang berbeda dengan peneliti sebelumnya. Metode pada penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional dengan teknik sampling berupa criterion sampling yang berjumlah 275 santri. Skala yang digunakan berbentuk Likert yaitu self regulated learning 35 item dengan nilai reliabilitas (α = 0,905) dan adversity quotient 36 item dengan nilai reliabilitas (α = 0,875). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment dengan koefisien korelasi 0.571 dan sig 0.000 maka hipotesis diterima. Artinya adversity quotient dengan self regulated learning memiliki hubungan positif pada santri pondok pesantren yatim piatu dan dhuafa. Implikasi penelitian ini perlu menciptakan kurikulum yang dapat disesuaikan, program pembinaan untuk meningkatkan adversity quotient dan self-regulated learning santri, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Sangat penting bagi guru dan pengasuh untuk mengikuti pelatihan profesional
tentang menggunakan pendekatan pengajaran individu, dan memberikan dukungan psikologis kepada santri.
Kata Kunci: Santri; Adversity Quotient; Self Regulated Learning
Ketersediaan
| sk202570058.1 | 2x7.150 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
DESI FITRI CAHYO WULANDARI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






