Detail Cantuman
Advanced SearchText
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT DENGAN BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA GENERASI Z
ABSTRAK
Estutri Wanungputri Nurrohmah, NIM 211141091, Hubungan Antara Adversity Quotient Dengan Burnout Akademik Pada Mahasiswa Generasi Z. Program studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Adversity quotient dan burnout akademik telah banyak dikaji dalam berbagai penelitian, di mana sebagian menunjukkan adanya hubungan negatif antara keduanya. Namun, kenyataannya tidak semua mahasiswa dengan adversity quotient yang tinggi terbebas dari burnout akademik. Fenomena ini menunjukkan adanya kemungkinan variasi hubungan antara kedua variabel dalam konteks tertentu, terutama pada mahasiswa generasi Z yang memiliki karakteristik unik dalam menghadapi tekanan akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan burnout akademik pada mahasiswa generasi Z.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala likert dengan 5 alternatif jawaban, yaitu Skala Adversity Quotient (22 aitem, α = 0,930) dan Skala Burnout Akademik (21 aitem, α = 0,940). Karakteristik sampel penelitian ini adalah mahasiswa aktif program sarjana strata satu (S1) UIN Raden Mas Said Surakarta. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh sebanyak 398 mahasiswa. Uji hipotesis menggunakan spearman rank correlation dengan bantuan program SPSS for windows ver. 27.0
Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif dan signifikan antara adversity quotient terhadap burnout akademik pada mahasiswa. Nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dengan nilai korelasi kedua variabel tersebut sebesar -0,732. Artinya semakin tinggi adversity quotient dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah tingkat burnout akademik, begitu juga sebaliknya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hipotesis yang diajukan (Ha) diterima. Hasil penelitian juga menunjukkan berarti adversity quotient memberikan sumbangan efektif sebesar 53,6% terhadap burnout akademik, sedangkan 46,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Oleh karena itu, hasil ini dapat menjadi dasar dalam upaya peningkatan ketahanan pribadi mahasiswa melalui berbagai strategi pengembangan diri yang adaptif dalam menghadapi tekanan akademik
Kata Kunci: Adversity Quotient, Burnout Akademik, Mahasiswa Generasi Z.
Ketersediaan
| sk202570057.1 | 2x7.150 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.150
|
| Penerbit | : ., |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Estutri Wanungputri Nurrohmah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






