Image of POLITICAL BRANDING ASTRID WIDAYANI DI INSTAGRAM : ANALISIS
TEORI MITSIKOPOULOU DALAM KAMPANYE PILKADA SURAKARTA 2024

Text

POLITICAL BRANDING ASTRID WIDAYANI DI INSTAGRAM : ANALISIS TEORI MITSIKOPOULOU DALAM KAMPANYE PILKADA SURAKARTA 2024



ABSTRAK

Nabila Sarah Eka Maharani, NIM : 211211080. Political Branding Astrid Widayani Di Instagram : Analisis Teori Mitsikopoulou Dalam Kampanye Pilkada Surakarta 2024. Program Studi Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Jurusan Dakwah Dan Komunikasi. Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah. UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025
Media sosial telah menjadi ruang baru dalam pembentukan citra politik dan komunikasi strategis antara kandidat dan publik. Dalam konteks ilmu komunikasi politik, personal branding merupakan proses konstruksi identitas diri secara strategis yang bertujuan mempengaruhi persepsi publik, terutama melalui media digital.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi political branding dalam kampanye Pilkada Kota Surakarta tahun 2024 melalui media sosial Instagram. Penelitian menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan pendekatan analisis konten. Teori personal branding dari Mitsikopoulou (2008) digunakan untuk mengkaji penciptaan citra, keterlibatan emosional, dan penggunaan simbol-simbol visual dalam membangun komunikasi politik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan mampu membentuk citra positif, meningkatkan partisipasi publik, serta menegaskan representasi kepemimpinan perempuan yang progresif. Selain itu, ditemukan bahwa kandidat perempuan menghadapi tantangan simbolik dan dilema gender dalam membangun legitimasi politik di ruang digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi politik digital serta peran media sosial dalam memperluas ruang representasi perempuan dalam kontestasi elektoral di Indonesia.
Kata Kunci : Political Branding, Personal Branding, Representasi Gender, Media Social

ABSTRACT

Nabila Sarah Eka Maharani, NIM : 211211080. Political Branding Astrid Widayani Di Instagram : Analisis Teori Mitsikopoulou Dalam Kampanye Pilkada Surakarta 2024. Program Studi Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Jurusan Dakwah Dan Komunikasi. Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah. UIN Raden Mas Said Surakarta. 2025
Social media has become a new arena for political image construction and strategic communication between candidates and the public. Within the framework of political communication studies, personal branding is understood as a strategic construction of identity aimed at influencing public perception, especially through digital platforms.
This study aims to analyze political branding strategies in the 2024 Surakarta mayoral election campaign through Instagram. Using a qualitative interpretative method with content analysis, the study applies Mitsikopoulou’s (2008) theory of personal branding to examine identity construction, emotional engagement, and the use of visual symbols in political communication.
The findings show that the candidate’s strategy effectively built a positive image, increased public participation, and strengthened the portrayal of a progressive female leadership. Furthermore, the study reveals that female candidates face symbolic challenges and gender dilemmas in establishing political legitimacy within digital spaces. This research contributes to the discourse on digital political communication and highlights the role of social media in expanding the representational space for women in Indonesia’s local electoral politics.
Keywords : Political Branding, Personal Branding, Gender Representation, Social Media


Ketersediaan

SK202540048.12x7.5 NAB P c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7. 5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 NAB P c1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
24 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this