Detail Cantuman
Advanced SearchText
REBRANDING RASAMADU HERITAGE KARTASURA DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN
ABSTRAK
Dwi Adiya Aryani (211211089). Rebranding Rasamadu Heritage Kartasura Dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurusan Dakwah dan Komunikasi . Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negri Raden Mas Said Surakarta. 2025
Rebranding merupakan sebuah proses dimana melakukan kembali proses penciptaan brand baru. The Heritage Palace merupakan sebuah wisata yang berada di Kabupaten Sukoharjo. Habisnya masa kontrak ditahun 2024 dan manajemen The Heritage tidak meneruskan kontrak tersebut menyebabkan The Heritage Palace melakukan rebranding. Dari penyebab The Heritage tutup selanjutnya bangunan yang dimiliki oleh swasta ini membuat manajemen baru dengan mencari konseptor. The Heritage Palace mengakhiri masa penutupannya dan akan dibuka kembali dengan menggunakan nama Rasamadu Heritage sebagai salah satu cagar budaya dan destinasi wisata keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses rebranding The Heritage Palace menjadi Rasamadu Heritage untuk membentuk meningkatkan daya tarik wisatawan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang mengumpulkan data dan informasi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang dapat menjelaskan dan mendeskripsikan secara lengkap. Data yang dipilih peneliti yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Dengan menggunakan teori rebranding Muzzelec and Lambkin untuk menganalisis data hasil penelitian menggunakan teknik analisis reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Guna menguji keabsahan data riset ini menggunakan teknik triangulasi sumber.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa proses rebranding yang dilakukan oleh Rasamadu Heritage melalui 4 tahapan yaitu repositioning, renaming, redesign, dan relaunching. Dalam tahap repositioning yaitu mengubah persepsi pengunjung dari wisata The Heritage Palace menjadi Rasamadu Heritage serta upaya pengelola untuk melakukan perubahan dan penambahan fasilitas baru. Dilihat dari proses renaming pengelola melakukan perubahan nama dari The Heritage Palace menjadi Rasamadu Heritage. Ditinjau dari proses redesign Rasamadu melakukan perubahan identitas logo serta design dan konsep konten media sosial. Pada tahap relaunching Rasamadu mengumumkan dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan promosi dan informs mengenai Rasamadu Heritage.
Kata Kunci : Rebranding, The Heritage Palace, Rasamadu Heritage, Daya Tarik.
ABSTRAC
Dwi Adiya Aryani (211211089). Rebranding Rasamadu Heritage Kartasura in Increasing Tourist Attraction. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Department of Da'wah and Communication. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University Surakarta. 2025
Rebranding is a process of re-creating a new brand. The Heritage Palace is a tourist attraction located in Sukoharjo Regency. The expiration of the contract in 2024 and the management of The Heritage did not continue the contract caused The Heritage Palace to rebrand. From the cause of The Heritage closing, this privately owned building created a new management by looking for a conceptor. The Heritage Palace ended its closure and will be reopened using the name Rasamadu Heritage as one of the cultural heritage and family tourist destinations. This study aims to describe and analyze the rebranding process of The Heritage Palace to Rasamadu Heritage to form an increase in tourist attraction.
This research is a field research that collects data and information using qualitative research methods that can explain and describe completely. The data selected by researchers collected through observation, documentation and interviews. By using the theory of rebranding Muzzelec and Lambkin to analyze the research data using data reduction analysis techniques, data presentation, drawing conclusions. In order to test the validity of this research data using source triangulation techniques.
The results of the study showed that the rebranding process carried out by Rasamadu Heritage went through 4 stages, namely repositioning, renaming, redesigning, and relaunching. In the repositioning stage, namely changing the perception of visitors from The Heritage Palace to Rasamadu Heritage and the management's efforts to make changes and add new facilities. Judging from the renaming process, the manager changed the name from The Heritage Palace to Rasamadu Heritage. Reviewed from the redesign process, Rasamadu changed the logo identity as well as the design and concept of social media content. At the relaunching stage, Rasamadu announced and utilized social media as a means to promote and inform about Rasamadu Heritage.
Keywords: Rebranding, The Heritage Palace, Rasamadu Heritage, Attraction.
Ketersediaan
| SK202540045.1 | 2x7. 5 DWI R c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7. 5) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7. 5 DWI R c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
147 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dwi Aditya Aryani
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






