Image of STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN MUSEUM RADYA PUSTAKA MELALUI EVENT WILUJENGAN WUKU DALAM MELESTARIKAN BUDAYA JAWA

Text

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN MUSEUM RADYA PUSTAKA MELALUI EVENT WILUJENGAN WUKU DALAM MELESTARIKAN BUDAYA JAWA



Haqiqi Aziizah (211211094). Strategi Komunikasi Pemasaran Museum Radya Pustaka Melalui Event Wilujengan Wuku dalam Melestarikan Budaya Jawa. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurusan Dakwah dan Komunikasi. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negri Raden Mas Said Surakarta. 2025

Museum sebagai institusi memiliki peran penting dalam pelestarian buadaya lokal. Salah satu upaya konkret yang dilakukan oleh Museum Radya Pustaka Surakarta adalah melaui penyelenggaraaan event wilujengan wuku yang sarat akan nilai budaya dan spiritual jawa. Event ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian tradisi, tetapi juga menjadi media edukatif yang dapat memperkenalkan budaya jawa kepada Masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Museum radya Pustaka dalam menyelenggarakan event Wilujengan wuku sebagai upaya melestarikan budaya jawa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola museum, pengelola acara Wilujengan Wuku, serta pengunjung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Radya Pustaka menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang terdiri dari lima unsur, yaitu periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan penjualan personal. Periklanan dilakukan melalui media sosial, promosi penjualan melalui penyajian pengalaman budaya yang bernilai, hubungan masyarakat dijalankan melalui kerja sama dengan komunitas, pemasaran langsung disampaikan secara personal, dan penjualan personal diwujudkan melalui interaksi langsung dengan pengunjung. Strategi ini secara keseluruhan bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap kegiatan budaya serta memperkuat peran museum dalam pelestarian budaya Jawa.


Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Wilujengan Wuku, Museum Radya Pustaka, Budaya Jawa



ABSTRACT


Haqiqi Aziizah (211211094). Marketing Communication Strategy of Radya Pustaka Museum Through Wilujengan Wuku Event in Preserving Javanese Culture. Islamic Communication and Broadcasting Study Program. Department of Da'wah and Communication. Faculty of Ushuluddin and Da'wah. Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta. 2025

Museums as institutions have an important role in preserving local culture. One of the concrete efforts made by the Radya Pustaka Surakarta Museum is through the implementation of the Wilujengan Wuku event which is full of Javanese cultural and spiritual values. This event is not only a form of preserving tradition, but also an educational media that can introduce Javanese culture to the wider community. This study aims to determine the marketing communication strategy implemented by the Radya Pustaka Museum in organizing the Wilujengan Wuku event as an effort to preserve Javanese culture.
This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The informants in this study consisted of museum managers, Wilujengan Wuku event managers, and visitors. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, which includes the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The results of the study indicate that the Radya Pustaka Museum implements a marketing communication strategy consisting of five elements, namely advertising, sales promotion, public relations, direct marketing, and personal selling. Advertising is done through social media, sales promotion through the presentation of valuable cultural experiences, public relations are carried out through collaboration with the community, direct marketing is delivered personally, and personal selling is realized through direct interaction with visitors. This strategy as a whole aims to increase public interest in cultural activities and strengthen the role of museums in preserving Javanese culture.


Keywords: Marketing Communication Strategy, Wilujengan Wuku, Radya Pustaka Museum, Javanese Culture


Ketersediaan

SK202540043.12x7.5 HAQ S c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x7.5)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.5 HAQ S c1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
126 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this