No image available for this title

MANAJEMEN DAKWAH

INTEGRASI SOSIAL PONDOK PESANTREN AL-MUSTHOFA DENGAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Karangduren Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali)



Pondok Pesantren Al-Musthofa adalah lembaga pendidikan dengan fokus pada pendidikan agama dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang agama, sosial, dan ekonomi. Mereka menggunakan metode pembelajaran salaf dan sorogan untuk mempelajari kitab kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Integrasi Sosial Pondok Pesantren Al-Musthofa dengan Masyarakat masyarakat di Desa Karangduren Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat integrasi sosial Pondok Pesantren Al-Musthofa dengan masyarakat di desa Karangduren Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat kualitatif, menggunakan riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati keadaan yang ada di pondok pesantren dan sekitarnya. Wawancara dilakukan kepada pihak pesantren dan masyarakat sekitar. Dokumentasi dilakukan untuk memperoleh profil pondok pesantren yang di dapat dari arsip Pondok Pesantren Al-Musthofa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pesantren Al-Musthofa aktif dalam kegiatan sosial masyarakat serta implementasi proses integrasi antara pesantren dan masyarakat. Bentuk integrasi sosial yang peneliti temukan ialah integrasi normatif yang meliputi kegiatan gotong royong, idul adha dan pengajuan. Kemudian, integrasi fungsional meliputi kegiatan santri bekerja paruh waktu untuk gudang produk minuman cimory, pengelolaan ternak lele, dan memajukan ekonomi setempat. Sementara itu, integrasi koersif meliputi peniuran kegiatan bersih-bersih makam oleh warga setempat. Faktor pendukung integrasi sosial meliputi hubungan yang baik antara warga pondok dan warga setempat, dan peran masyarakat yang sadar akan kehadiran pondok pesantren. Namun terdapat faktor penghambat seperti keterbatasan sumber dana dan perbedaan pandangan atau pemahaman antara pesantren dan masyarakat, serta kurangnya kesadaran atau motivasi dari pihak terkait seperti pesantren atau masyarakat, dapat membatasi keterlibatan pesantren dalam kegiatan positif dan menghambat terbentuknya hubungan yang positif secara holistik antara pesantren dan masyarakat.


Ketersediaan

SK202550031.12x6.3 BAY i c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x6.3 BAY i c1
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
83 hlm, 30 cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this