Detail Cantuman
Advanced Search
ILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
STUDI KOMPARASI METODE TAFSIR TANWĪRUL MIQBĀS MIN TAFSĪR IBNU ‘ABBĀS DAN TAFSĪR IBNU ‘ABBĀS AL MUSAMMA ṢAḤĪFAH ‘ALĪ BIN ABĪ ṬALḤAH ‘AN IBNI ‘ABBĀS FĪ TAFSĪR AL QUR’AN AL KARIM (ANALISIS QS. AL-BAQARAH [2]: 1-5)
ABSTRAK
SHAFAADHILA NUR AZIZAH. NIM: 211111020. Studi Komparasi Metode Tafsir Tanwīrul Miqbās Min Tafsīr Ibnu ‘Abbās Dan Tafsīr Ibnu ‘Abbās Al Musamma Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah ‘An Ibni ‘Abbās Fī Tafsīr Al Qur’an Al Karim (Analisis QS. Al-Baqarah [2]: 1-5). Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Fakultas Ushulludin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2021
Penelitian ini mengkaji metode tafsir pada kitab tafsir Tanwīrul Miqbās Min Tafsīr Ibnu ‘Abbās karya Fayrūzābādī dan Tafsīr Ibnu ‘Abbās Al Musamma Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah ‘an Ibni ‘Abbās fī Tafsīr Al Qur’an Al Karim yang di tahqiq oleh Abdul Mun’im ar-Rijal, dengan tujuan untuk mengetahui dan membandingkan metode tafsir yang digunakan. Namun, penelitian ini hanya fokus pada analis terhadap QS. Al-Baqarah [2]: 1-5. Kedua karya merupakan kitab tafsir yang sama-sama merujuk pada penafsiran Ibnu ‘Abbās, sehingga menarik peneliti untuk melihat bagaimana kedua kitab tafsir mendokumentasikan penafsiran Ibnu ‘Abbās. Permasalahan yang diteliti mengenai bagaimana metode yang digunakan, mencakup metode tafsir, bentuk, corak, serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tafsir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sifat deskriptif-komparatif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research). Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis konten yang kemudian dilakukan perbandingan terhadap data yang dipilih dan disusun item spesifik yang berkaitan dengan metode tafsir sehingga dapat memberikan jawaban bagi masalah yang dibahas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kitab tafsir pada QS. Al-Baqarah [2]: 1-5 menggunakan metode ijmālī dan bentuk bi ma’tsur dari riwayat Ibnu ‘Abbās. Tanwīrul Miqbās memiliki karakteristik penafsiran kata per kata yang lebih terperinci, sedangkan Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah cenderung menyampaikan makna ringkas pada lafaz tertentu. Perbedaan juga terlihat pada jalur sanad, sumber rujukan, dan gaya penyampaian. Sehingga kedua kitab memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa dijadikan pertimbangan dalam menggunakan tafsir sesuai kebutuhan.
Kata Kunci: Metode, Tanwīrul Miqbās , Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah
ABSTRACT
SHAFAADHILA NUR AZIZAH. NIM: 211111020. Comparative Study of Tafsir Methods Tanwīrul Miqbās Min Tafsīr Ibn ‘Abbās and Tafsīr Ibn ‘Abbās Al Musamma Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah ‘An Ibni ‘Abbās Fī Tafsīr Al Qur’an Al Karim (Analysis of Al-Baqarah[2]: 1-5). Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Fakultas Ushulludin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. 2021
This study examines the interpretation method in the Tanwīrul Miqbās Min Tafsīr Ibn ‘Abbās by Fayrūzābādī and Tafsīr Ibn ‘Abbās Al Musamma Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah ‘an Ibni ‘Abbās fī Tafsīr Al Qur’an Al Karim tahqiq by Abdul Mun’im ar-Rijal, with the aim of knowing and comparing the interpretation methods used. However, this research only focuses on analyzing QS. Al-Baqarah [2]: 1-5. Both works are books of interpretation that both refer to the interpretation of Ibn ‘Abbās, so it is interesting for researchers to see how the two books of interpretation document the interpretation of Ibn ‘Abbās. The problem studied is about how the method used, including the method of interpretation, form, style, as well as the advantages and disadvantages of each interpretation.
This research uses a qualitative approach with descriptive-comparative nature. Data were collected through library research. The analysis is done by using content analysis techniques which are then compared to the selected data and compiled specific items related to the method of tafsir so as to provide answers to the problems discussed.
The results showed that the two books of interpretation on QS. Al-Baqarah [2]: 1-5 use the ijmālī method and the bi ma’tsur form of Ibn ‘Abbās’ narration. Tanwīrul Miqbās is characterized by a more detailed word-by-word interpretation, while Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah tends to convey the concise meaning of certain lafaz. Differences are also seen in the sanad path, reference sources, and delivery style. So that both books have advantages and disadvantages that can be taken into consideration in using tafsir as needed.
Keywords: Method, Tanwīrul Miqbās, Ṣaḥīfah ‘Alī Bin Abī Ṭalḥah
Ketersediaan
| SK202520035.1 | 2x1 SHA s c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1 SHA s c1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
96 hlm, 30 cm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
SHAFAADHILA NUR AZIZAH
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






