Image of PERAN FORUM SILATURAHIM REMAJA MASJID SE KABUPATEN KARANGANYAR (FOSREMKA) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI REMAJA DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN

MANAJEMEN DAKWAH

PERAN FORUM SILATURAHIM REMAJA MASJID SE KABUPATEN KARANGANYAR (FOSREMKA) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI REMAJA DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN



Titik Januri Rahayu, 211231035, PERAN FORUM SILATURAHIM REMAJA MASJID SE KABUPATEN KARANGANYAR (FOSREMKA) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI REMAJA DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN, Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.

Peran masjid sebagai wadah bagi remaja dalam menyampaikan dakwah di masyarakat merupakan hal yang positif. Kondisi yang terjadi sekarang ini, banyak generasi muda islam yang tidak tertarik untuk bergabung pada kegiatan di masjid dan kegiatan keagamaan. Permasalahan minimnya generasi muda islam terhadap kegiataan keagamaan ini menjadi masalah yang perlu diselesaikan untuk mewujudkan tujuan. Salah satu organisasi yang aktif dalam melakukan kegiatan keagamaan maupun sosial di Kabupaten Karaganyar adalah Forum Silaturahim Remaja Masjid se Kabupaten Karanganyar atau lebih dikenal dengan FOSREMKA, merupakan organisasi pemuda islam yang terbentuk sejak 23 Maret 1998. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan serta kendala yang dialami Forum Silaturahim Remaja Masjid se Kabupaten Karanganyar (FOSREMKA) Untuk Meningkatkan Partisipasi Remaja dalam Kegiatan Keagamaan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran yang dilakukan oleh Fosremka Untuk Meningkatkan Partisipasi Remaja dalam Kegiatan Keagamaan adalah melalui kegiatan yang diselenggarakannya yang dapat menorong dan memotivasi jamaah untuk meningkatkan partisipasi keagamaan dengan mengemas kegiatan yang menarik bagi jamaah remaja khususnya.
Adapun kendala yang dialami Fosremka untuk Meningkatakan Partisipasi Remaja Dalam Kegiatan Keagamaan yaitu minimnya sumber daya manusia (SDM) dari pengurus yang disebabkan oleh latar belakang yang berbeda serta menurunnya jamaah yang disebabkan karenak kegiatan yang tidak selamanya berada di pusat kota. Adapula saran yang dapat penulis sampaikan yaitu meningkatkan branding organisasi agar lebih dikenal masyarakat luas, pendataan keanggotaan, serta membuat delegasi disetiap kegiatan agar manfaat dan dakwahnya lebih mengena di masyarakat.
Kata Kunci: Peran, Organisasi, Remaja Masjid, Partisipasi.
Titik Januri Rahayu, 211231035, THE ROLE OF THE YOUTH FRIENDSHIP FORUM OF MOSQUES IN KARANGANYAR REGENCY (FOSREMKA) TO IMPROVE YOUTH PARTICIPATION IN RELIGIOUS ACTIVITIES, Da'wah Management Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta, 2025.
The role of the mosque as a forum for teenagers in conveying da'wah in society is a positive thing. The current condition is that many young generations of Muslims are not interested in joining activities in mosques and religious activities. The problem of the lack of young generations of Muslims in religious activities is a problem that needs to be resolved to realize the goal. One of the organizations that is active in carrying out religious and social activities in Karaganyar Regency is the Youth Mosque Silaturahim Forum throughout Karanganyar Regency or better known as FOSREMKA, an Islamic youth organization that was formed on March 23, 1998. Thats, this study aims to determine the role played and the obstacles experienced by the Youth Mosque Silaturahim Forum throughout Karanganyar Regency (FOSREMKA) to Increase Youth Participation in Religious Activities.
The research method used in this study is qualitative with data collection techniques through interviews, observations and documentation. The results of the study indicate that the role played by Fosremka to Increase Youth Participation in Religious Activities in Kebakkramat District is through the activities it organizes which can encourage and motivate the congregation to increase religious participation by packaging activities that are interesting for the youth congregation in particular.
The obstacles faced by Fosremka to Increase Youth Participation. In Religious Activities in Kebakkramat District are the lack of human resources (HR) from the management caused by different backgrounds and the decline in congregations caused by activities that are not always in the city center. There are also suggestions that the author can convey, namely improving the branding of the organization so that it is better known to the wider community, membership data collection, and creating delegations in each activity so that the benefits and preaching are more effective in the community.
Keywords: Role, Organization, Mosque Youth, Participation.


Ketersediaan

SK202550021.12x6.3 TIT p c1PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x6.3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x6.3
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
124 hlm, 30cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this