Detail Cantuman
Advanced SearchILMU AL QUR'AN DAN TAFSIR
Relevansi Penafsiran Az-Zumar:21 dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI Sebagai Solusi Kekeringan Air Di Sektor Pertanian Indonesia
Sholy Khoirudin Zuhri. NIM: 211111077. Relevansi Penafsiran Az-Zumar:21
dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI Sebagai Solusi Kekeringan Air Di Sektor
Pertanian Indonesia. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan
Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Tafsir ilmi memiliki tujuan untuk mengungkap makna ilmiah dan
menemukan keserasian temuan ilmiah dan makna ayat kauniyah, sehingga dapat
digunakan sebagai penyelesaian persoalan ilmu pengetahuan dan sains, seperti
Tafsir Ilmi Kemenag. Adapun penelitian ini fokus dalam penafsiran tafsir ilmi
kemenag dengan tema Air Perspektif al-Qur’an dan Sains, pada surat Az-Zumar:21
yang memiliki makna mengenai sistem irigasi pertanian. Masalah yang diangkat
dalam penelitian ini yakni persoalan kekeringan air di lahan pertanian Indonesia
yang sebagian besarnya disebabkan oleh fenomena alam tahunan El Nino.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis teks atau kepustakaan
dengan penyajian deskriptif analitis. Data primer diambil dari kitab Tafsir Ilmi
Kemenag RI yang bertema Air Perspektif al-Qur’an dan Sains. Sedangkan data
sekunder diambil dari buku, jurnal, website, yang memiliki tema relevan dengan
pembahasan. Analisis yang digunakan ialah analisis sosiologi pengetahuan milik
Karl Mannheim. Analisis ini membantu penulis menemukan faktor sosial, politik,
yang melingkupi sekitar penyusun tafsir hingga memunculkan suatu pengetahuan
baru yang melahirkan penafsiran dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI.
Hasil penelitian ditemukan bahwa makna penafsiran Az-Zumar:21 oleh
Tafsir Ilmi Kemenag menjelaskan sistem irigasi pertanian mulai irigasi tradisional,
konvensional, dan irigasi berbasis internet yang dapat digunakan sebagai
menyelesaikan persoalan kekeringan air di lahan pertanian Indonesia. Analisis
sosiologi pengetahuan ditemukan adanya faktor sosial yang melingkupi penyusun
tafsir yang memunculkan penafsiran tersebut. Secara garis besar ada tiga faktor
sosiologis yaitu faktor cuaca yang dipengaruhi fenomena alam El Nino,
berkurangnya lahan pertanian akibat peningkatan aktifitas industri dan
perkembangan teknologi. Tafsir Ilmi Kemenag menafsirkan Az-Zumar:21
mengenai sistem irigasi telah menacapai titik temu dalam memberikan solusi untuk
menyikapi kekeringan air di sektor pertanian dalam bentuk memberikan informasi
dan edukasi. Namun untuk pengaplikasiannya kembali lagi kepada pembaca dan
juga instansi terkait bagaimana mereka mengambil aksi untuk menyelesaikan
persoalan kekeringan air di sektor pertanian Indonesia.
Kata Kunci: Az-Zumar:21, Tafsir Ilmi Kemenag, Irigasi Pertanian, Indonesia
Ketersediaan
| SK202520023.1 | 2x1 SHO r c.1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2x1) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x1
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
30 cm., 110 hlm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Sholy Khoirudin Zuhri
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






