Detail Cantuman
Advanced SearchText
REGULASI EMOSI REMAJA KARANGTARUNA DESA DONOHUDAN KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI
ABSTRAK
Augusta Putro Wicaksono. NIM, 201221050. Regulasi Emosi Remaja Krangtaruna Desa Donohudan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas said Surakarta. 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana cara remaja meregulasi emosi di Karangtaruna PSPD Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosinya secara tepat dalam berbagai situasi sosial. Remaja yang tergabung dalam Karangtaruna menghadapi berbagai tantangan emosional dalam berorganisasi, seperti kecemasan sosial, ketidakpercayaan diri, serta kesulitan dalam menerima kritik.
Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari lima anggota Karangtaruna yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keikutsertaan dalam organisasi minimal 1 tahun, rentang usia 15-23 tahun serta persoalan dalam regulasi emosi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi remaja di karangtaruna, remaja mampu menjalin komunikasi secara efektif saat menghadapi persoalan dalam kegiatan Karangtaruna, selain itu mereka juga dapat menerima kritik dengan baik dalam forum musyawarah, remaja menunjukkan kemampuan meredam rasa panik dan mengambil keputusan secara tenang. Namun demikian, masih ditemukan tantangan pada remaja dalam mengendalikan perasaan tersinggung saat diskusi berlangsung di forum musyawarah, selain itu, terdapat remaja yang mempunyai tantangan lebih dalam proses regulasi emosi, sehingga membutuhkan waktu lebih untuk beradaptasi secara emosional. Remaja karangtaruna menerapkan strategi untuk meregulasi emosi, yakni Instrospeksi diri, Memikirkan langkah apa yang akan diambil, Memusatkan perhatian pada hal yang menyenangkan dan Penerimaan diri. Studi ini menegaskan bahwa regulasi emosi berperan penting dalam meningkatkan partisipasi aktif dan kesejahteraan emosional remaja dalam organisasi sosial.
Kata Kunci: Regulasi Emosi, Remaja, Karangtaruna, Dukungan Sosial, Partisipasi Organisasi
Ketersediaan
| SK202530108.1 | 2X7.15 AUG R | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.15 AUG R
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
30 cm, 110 hlm
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Augusta Putro Wicaksono
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






