No image available for this title

Text

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA OTORITER DENGAN PERKEMBANGAN MORAL SANTRI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI



ABSTRAK
Netri Ari Aji Nim : 201221164 . Hubungan Pola Asuh Orangtua Otoriter Dengan Perkembangan Moral Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Jurusan Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Pola asuh memiliki keterkaitan yang kuat dengan perkembangan moral remaja, karena interaksi antara orang tua, terutama ayah dan ibu, dengan anak bertujuan untuk membentuk perilaku, pengetahuan, dan nilai-nilai moral yang dianggap baik oleh orangtua. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji bagaimana hubungan pola asuh orangtua otoriter dengan perkembangan moral santri pondok pesantren miftahul huda. Penelitian ini mengajukan hipotesis bahwa terdapat Hubungan pola asuh otoriter orangtua dengan perkembangan moral santri di pondok pesantren miftahul huda, yang terletak di kecamatan Sambi, kabupaten boyolali.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasi. Data dikumpulkan melalui skala likert yang digunakan untuk mengukur pola asuh otoriter dan perkembangan moral. Populasi santri pondok pesantren miftahul huda berjumlah 200 santri, kemudian dihitung mengunakan rumus slovin sehingga sampel yang diambil dari santri pondok pesantren miftahul huda yaitu sebanyak 126 responden. Uji instrumen dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan uji prasyarat analisis dengan uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis menggunakan korelasi pearson product moment
Diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh otoriter dan perkembangan moral. Oleh karena itu, Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan nilai korelasi antara pola asuh otoriter dan perkembangan moral ditunjukkan dengan angka -0,35. Angka negatif yang artinya memiliki hubungan yang tidak searah. Hubungan yang tidak searah dimaknai dengan apabila variabel pola asuh otoriter tinggi, maka variabel perkembangan moral rendah, sebaliknya apabila variabel Pola asuh otoriter rendah, maka variabel Perkembangan moral tinggi. Sehingga menjawab hipotesis pada penelitian ini yang dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak berarti dapat dikatakan bahwa adanya hubungan yang negative signifikan antara Hubungan Pola Asuh Orangtua Otoriter Dengan Perkembangan Moral Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali.
Kata kunci : Pola Asuh Otoriter, Perkembangan Moral, Santri Pondok Pesantren


Ketersediaan

SK202530103.12X7.15 PAN HPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X7.15 PAN H
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
30 cm, 99 hlm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this