Image of IMPLEMENTASI TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENANGANI PERILAKU BULLYING DI MTS NEGERI 5 WONOGIRI

Text

IMPLEMENTASI TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENANGANI PERILAKU BULLYING DI MTS NEGERI 5 WONOGIRI



ABSTRAK

Putri Nur Azizah. 211221096. Implementasi Teknik Role Playing untuk Menangani Perilaku Bullying di MTs Negeri 5 Wonogiri. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknik role playing untuk menangani perilaku bullying di MTs Negeri 5 Wonogiri. Untuk mendapatkan informasi terkait implementasi teknik role playing tersebut menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari informan utama seorang guru BK dan beberapa siswa yang pernah mengikuti teknik role playing untuk menangani bullying. Selanjutnya untuk memperoleh keabsahan data penulis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Kemudian analisis data dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa ada lima tahapan yang digunakan dalam implementasi teknik role playing untuk menangani perilaku bullying di MTs Negeri 5 Wonogiri. Tahap pertama dimulai dengan sesi pembukaan, di mana konselor menyampaikan pengantar mengenai bullying, meliputi pengertian, jenis-jenis, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi pelaku, korban, dan lingkungan sekitar. Tahap kedua dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang membahas berbagai penyebab terjadinya bullying, serta berbagi pengalaman dari perspektif pelaku, korban, maupun saksi. Tahap ketiga adalah refleksi diri, di mana siswa diajak untuk memahami situasi dari sudut pandang korban, merenungkan perilaku mereka jika pernah menjadi pelaku, dan memikirkan dampaknya terhadap orang lain. Pada tahap ini juga ditayangkan video dari YouTube yang berkaitan dengan bullying sebagai bahan pendukung. Selanjutnya, dilakukan kegiatan bermain peran (role playing), di mana siswa bergantian menjalani peran sebagai pelaku, korban, dan saksi. Tahap terakhir adalah penyusunan komitmen bersama untuk tidak terlibat dalam tindakan bullying serta berupaya membantu teman yang menjadi korban.

Kata Kunci: Bullying, Teknik Role Playing.


Ketersediaan

SK202530076.12X7.15 put iPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X7.15 put i
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
30 cm, 109 hlm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this