Detail Cantuman
Advanced SearchText
SELF HELP GROUP (SHG) DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN INDIVIDU DISABILITAS PSIKOSOSIAL DI YAYASAN SEHATI SUKOHARJO
ABSTRAK
Aidila Sabila Putri. 211221118. Self Help Group (SHG) Dalam Membentuk Kemandirian Individu Disabilitas Psikososial Di Yayasan Sehati Sukoharjo. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. 2025.
Self Help Group (SHG) merupakan kelompok informal yang disebut didalamnya para anggota saling berbagi pengalaman mereka sendiri, bekerja sama dan menggunakan kekuatan mereka untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi. Di Yayasan Sehati Sukoharjo Self Help Group (SHG) merupakan program yang dirancang guna memberdayakan disabilitas, salah satunya disabilitas psikososial. Tujuan dari Self Help Group bagi disabilitas psikososial adalah untuk membantu membentuk kemandirian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana proses dalam kegiatan Self Help Group (SHG), termasuk metode dan pendekatan yang digunakan untuk membentuk kemandirian individu disabilitas psikososial di Yayasan Sehati Sukoharjo.
Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur, observasi non-partisipan dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang fasilitator kegiatan SHG yang bergabung di Yayasan Sehati Sukoharjo, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji keabsahan data yang dilakukan menggunakan triangulasi sumber dengan menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kegiatan Self Help Group (SHG) yang dibentuk oleh Yayasan Sehati Sukoharjo merupakan langkah strategis untuk memberdayakan disabilitas psikososial. Kegiatan SHG dilakukan secara terstruktur, mulai dari identifikasi, pembentukan kelompok, pengenalan, penguatan kapasitas dan fasilitasi, hingga evaluasi. Metodenya meliputi diskusi, tanya jawab, menulis, dan role play. Meski ada tantangan seperti stigma sosial dan minimnya dukungan keluarga, fasilitator terus melakukan pendekatan kekeluargaan dan berkelanjutan demi keberhasilan program ini. SHG telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian disabilitas psikososial.
Kata Kunci : Disabilitas Psikososial, Kemandirian, Self Help Group (SHG
Ketersediaan
| SK202530073.1 | 2X7.15 AID S | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.15) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.15 AID S
|
| Penerbit | : ., |
| Deskripsi Fisik |
30 cm, 186 HLM
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
AIDILA SABILA PUTRI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






