Text
BELENGGU PATRIARKI DALAM SERIAL DRAMA KOREA “MARRY MY HUSBAND” KARYA SHIN YOO DAM (Perspektif Teori Gender Fatima Mernissi)
ABSTRAK
Marlina Nur Khasanah. 191121033, Belenggu Patriarki dalam Serial Drama Korea “Marry My Husband” Karya Shin Yoo-Dam (Perspektif Teori Gender Fatima Mernissi. Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.
Pada masa kini, meskipun secara hukum banyak negara telah menghapuskan diskriminasi berbasis gender, patriarki masih beroperasi dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari. Patriarki merupakan suatu sistem yang masih mempertahankan dominasi laki-laki, meskipun tidak selalu terlihat jelas. Dimana muncul dalam bentuk norma, budaya, dan kebiasaan yang menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah, seperti dalam pekerjaan, rumah tangga, dan media. Rumusan masalah dalam penelitian ini : (1) Bagaimana bentuk belenggu patriarki dalam Serial Drama Korea “Marry My Husband”. (2) Bagaimana belenggu patriarki dalam Serial Drama Korea “Marry My Husband” Perspektif Teori Gender Fatima Mernissi. Tujuan penelitian ini : (1) Untuk mendeskripsikan bentuk belenggu patriarki dalam serial drama Korea “Marry My Husband”. (2) Untuk menjelaskan bentuk belenggu patriarki dalam serial drama Korea “Marry My Husband” Perspektif Teori Gender Fatima Mernissi. Drama Korea tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mencerminkan konstruksi sosial, termasuk relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan.
Penelitian ini berupa penelitian suatu karya film (Library Research) menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teori Gender Fatima Mernissi. Analisis dilakukan terhadap narasi, karakterisasi, dan dialog tokoh dalam drama untuk mengidentifikasi bagaimana belenggu patriarki direproduksi dan dilanggengkan. Metode analisis isi yang digunakan yaitu dengan Metode Deskriptif dan Hermeneutika Gadamer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Bentuk belenggu patriarki dalam serial drama Korea “Marry My Husband” meliputi seorang perempuan dituntut bekerja setelah menikah, perempuan dianggap lemah dan mudah mengalami KDRT, serta wajib mengurus rumah. (2) Bentuk belenggu patriarki dalam serial drama Korea “Marry My Husband” Perspektif Teori Gender Fatima Mernissi menjelaskan bahwa menentang kekerasan terhadap perempuan, perempuan harus terlepas dari peran yang dianggap kewajiban baginya seperti memasak dan mencuci. Mengingat bahwa peran tersebut terbentuk dari luar kodrati perempuan, hal itu bisa dilakukan oleh laki- laki tanpa membebankan semuanya kepada perempuan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana kritik gender serta menjadi refleksi terhadap pentingnya representasi kesetaraan gender dalam berbagai media budaya.
Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Fatima Mernissi, Patriarki
Ketersediaan
| SK202510020 .1 | 2X3 KHA b c1 | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X3 MAR B
|
| Penerbit | : ., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
30 cm,84
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Marlina Nur Khasanah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






