Image of MAKNA KEHIDUPAN DALAM BUKU MAN’S SEARCH FOR MEANING KARYA VIKTOR E. FRANKL 
(Perspektif Eksistensialisme Albert Camus)

Text

MAKNA KEHIDUPAN DALAM BUKU MAN’S SEARCH FOR MEANING KARYA VIKTOR E. FRANKL (Perspektif Eksistensialisme Albert Camus)



ABSTRAK
Adri Gunawan. 211121010, Makna Kehidupan Dalam Buku Man’s Search For Meaning Karya Viktor E. Frankl (Perspektif Eksistensialisme Albert Camus). Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Jurusan Ushuluddin dan Humaniora, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kehidupan dalam buku Man’s Search for Meaning karya Viktor E. Frankl melalui perspektif eksistensialisme Albert Camus. Fokus utama penelitian ini adalah menggali bagaimana konsep logoterapi Frankl tentang pencarian makna hidup di tengah penderitaan ekstrem dapat diinterpretasikan melalui konsep absurditas dan pemberontakan manusia terhadap absurditas dari Camus. Penelitian ini berusaha menjawab dua rumusan masalah: bagaimana makna kehidupan dalam buku Frankl dipahami, serta bagaimana makna tersebut dijelaskan melalui kerangka pemikiran Camus. Studi ini bertujuan memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana eksistensialisme, khususnya terkait relevansinya dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang sering kali penuh ketidakpastian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data utama berasal dari analisis buku Man’s Search for Meaning karya Frankl serta karya-karya utama Albert Camus seperti The Myth of Sisyphus. Literatur sekunder seperti jurnal, artikel, dan buku lainnya digunakan untuk mendukung analisis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi literatur, dokumentasi, dan analisis isi. Proses analisis data dilakukan secara deskriptif, verstehen, dan interpretatif untuk memahami secara mendalam makna yang terkandung dalam pengalaman Viktor E. Frankl serta relevansinya dengan pemikiran eksistensialisme Camus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Buku Man’s Search for Meaning karya Viktor E. Frankl menekankan bahwa makna hidup merupakan faktor utama yang menentukan ketahanan mental seseorang dalam menghadapi penderitaan. (2) Albert Camus menekankan bahwa kehidupan pada dasarnya bersifat absurd, yaitu tidak memiliki makna inheren. Namun, Camus berpendapat bahwa meskipun dunia tidak menawarkan makna yang jelas, manusia tetap harus menjalani hidup dengan kesadaran penuh dan menolak keputusasaan. Konsep utama dalam pemikiran Camus adalah "absurditas", yang merupakan ketidakseimbangan antara keinginan manusia untuk menemukan makna dan kenyataan bahwa dunia ini tidak memberikan jawaban yang pasti.
Kata Kunci : Makna Kehidupan, Eksistensialisme, Absurditas.


Ketersediaan

SK202510017.12X3 Adr MPERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X3 Adr M
Penerbit : .,
Deskripsi Fisik
30 cm, 87 HLM
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
Text
Tipe Media
Text
Tipe Pembawa
Visual
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this