Detail Cantuman
Advanced SearchText
MOBILISASI IDENTITAS KEISLAMAN WARGA NAHDLATUL ULAMA DALAM PARTISIPASI PILKADA 2024 PRESPEKTIF SEKULARISASI NURCHOLISH MADJID (Studi Kasus Warga Nahdlatul Ulama Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar Dalam Pemilihan Bupati Kabupaten Karanganyar)
ABSTRAK
SITI ROHMATUL AZIZAH, 211121040, MOBILISASI IDENTITAS KEISLAMAN WARGA NAHDLATUL ULAMA DALAM PARTISIPASI PILKADA 2024 PRESPEKTIF SEKULARISASI NURCHOLISH MADJID (Studi Kasus Warga
Nahdlatul Ulama Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar Dalam Pemilihan Bupati Kabupaten Karanganyar), Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said, 2025.
Penelitian ini berfokus pada mobilisasi identitas keislaman warga Nahdlatul Ulama (NU) dalam berpartisipasi pada pemilihan Bupati Kabupaten Karanganyar tahun 2024 di Kecamatan Mojogedang. NU merupakan organisasi masyarakat berbasis keagamaan terbesar di Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Sehingga hal ini, NU memiliki struktur sosial dan jaringan yang dapat berperan dalam memobilisasi dukungan politik kandidat tertentu.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologi dan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci dari berbagai struktur banom NU, serta dokumentasi terhadap berbagai literatur dan dokumen yang berkaitan dengan peran NU dalam politik lokal. Dengan pendekatan ini digunakan untuk memahami pengalaman subjektif dan pandangan masyarakat NU dalam keterlibatan mereka didunia politik, khususnya pada pemilihan Bupati Kabupaten Karanganyar tahun 2024.
Hasil dari penelitian ini meninjau pemikiran Nurcholish Madjid mengenai sekularisasi dan relevansinya dengan politik dikalangan warga NU. Pemikiran ini menekankan pentingnya pemisahan antara kepentingan agama dan politik. Kejadian di lapangan, mobilisasi identitas keislaman dalam politik lokal bukan hanya sekadar strategi elektoral, tetapi juga merupakan cerminan dari keterikatan sosial dan nilai-nilai keagamaan yang dipegang oleh warga NU. Dengan demikian, partisipasi politik warga NU tidak hanya dipengaruhi oleh faktor politik semata, tetapi juga oleh jaringan sosial keagamaan yang kuat serta nilai-nilai Islam moderat yang dianut oleh organisasi ini. Dengan kata lain, kondisi di Lapangan warga NU Kecamatan Mojogedang memiliki kecenderungan memilih berdasarkan pertimbangan rasional, pragmatis, dan mempertimbangkan faktor-faktor duniawi seperti program kerja, visi-misi, atau kepentingan sosial-ekonomi, maka pola ini sejalan dengan gagasan sekularisasi Nurcholish Madjid. Sehingga pilihan politik tidak lagi semata-mata didasarkan pada pertimbangan keagamaan, melainkan juga pada aspek-aspek duniawi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci: Mobilisasi identitas, Nahdlatul Ulama, Politik Lokal, Sekularisasi, Partisipasi Politik
Ketersediaan
| SK20250012.1 | 2X3 Sit M | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X3) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X3 Sit M
|
| Penerbit | : ., |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
Text
|
| Tipe Media |
Text
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
Visual
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Siti Rohmatul Azizah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






