<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12300">
 <titleInfo>
  <title>Islam, Demokrasi dan Wajah Politik Di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Yani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">depok</placeTerm>
   <publisher>Rajawali Pers</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>23 cm; 152 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perjalanan Islam dan politik ibarat dua kekuatan yang ditengahi oleh negara. Negara yang menghubungkan keduanya, hubungan dapat berjalan baik ketika negara dapat mengkompromikan kepentingan Islam. Namun dalam perjalannya, Islam dan negara selalu dipengaruhi oleh siapa yang memimpin. Bagaikan api dan bara, yang kadang menyala dan kadang padam. Semua bergantung pada kesiapan partai politik menghadapi tantangan. Karena dalam sejarahnya partai politik Islam di Indonesia mengalami dinamikanya sendiri yang akan berakibat pada sistem pemerintahan. Salah satu partai politik itu adalah PBB sebagai partai politik yang diharapkan mampu sebagai partai Islam modern. Partai yang mampu menjembatani umat Islam dan negara, bukan saja moderat, tapi lebih modern. Perkembangan politik Indonesia jelang pergantian pemerintahan yang akan berlangsung di bulan Februari 2024 sangatlah riuh dan ramai. Seliwerannya opini politik yang tidak produktif, banyak orang mengatakan, bahwa suhu politik semakin memanas. Lalu siapa yang memicu suhu politik semakin panas? Ini disebabkan oleh tiga kubu berbeda yang sedang bertarung yang memicu suhu semakin panas dengan menawarkan berbagai gagasan besar untuk Indonesia lebih baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Politik</topic>
 </subject>
 <classification>2X0.32</classification>
 <identifier type="isbn">9786230807367</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas  Ushuluddin &amp; Dakwah Open Source Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>2X0.32 YAN i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003697.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH</sublocation>
    <shelfLocator>2X0.32 YAN i c.1</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003697.2</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>2X0.32 YAN i c.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Co-Islam-Demokrasi-Dan-Wajah-Politik-Di-Indonesia-BP.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12300</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 14:29:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-20 14:30:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>